SuaraSurakarta.id - Kasus kekerasan hingga mengakibatkan meninggal dunia menggemparkan Kota Solo
Gara-gara tidak terima ditegur karena geber-geber motor di tengah, DS (29) warga Laweyan tega menganiaya pria paruh baya HIW (54) hingga meninggal dunia.
Pelaku dan korban sempat cekcok hingga berkelahi dengan tangan kosong di depan sebuah angkringan di daerah Laweyan.
Kemudian pelaku berlari mencari alat bantu berupa batako yang dilempar ke korban oleh pelaku, namun tidak kena korban.
Hal ini terungkap saat Polresta Solo menggelar rilis mengungkap kasus penganiayaan hingga meninggal, Selasa (28/7/2024).
Wakapolresta Solo, AKBP Sigit mengatakan peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Sidoluhur, Laweyan, pada Sabtu (26/7/2025) sekitar pukul 02.30 WIB.
Saat itu pelaku melintas di depan angkringan dengan menggeberkan motornya.
“Kejadian bermula saat pelaku mbleyer-mbleyerkan [menggeber-geber] kendaraannya saat melintas salah satu angkringan di kawasan tersebut," ujarnya, Selasa (28/7/2025).
Menurutnya korban yang saat itu berada di lokasi merasa terganggu, lalu mengajak beberapa orang untuk menegur atau menasehati pelaku.
Baca Juga: Miras Ilegal Digerebek: Sparta Polresta Solo Sikat Penjual Ciu di Kadipiro
Namun pelaku yang diketahui dalam keadaan mabuk merasa tidak terima dan tersinggung dengan teguran itu. Akhirnya, berujung pada cekcok dan berlanjut ke perkelahian.
“Antara korban dan pelaku kemudian adu pukul di depan angkringan. Sempat dilerai oleh sejumlah saksi,” kata dia.
Awalnya perkelahian dilakukan dengan tangan kosong, kemudian pelaku berlari mencari alat bantu berupa batako dan dilempar ke korban dan tidak kena korban.
Kemudian pelaku lari untuk mencari alat lain yang tidak jauh dari angkringan dan mendapatkan sebuah tangga. Lalu dilemparkan ke korban hingga mengenai bagian belakang tubuh korban.
“Korban sempat tersungkur. Pelaku belum merasa puas, lalu mengambil termos es batu berukuran besar dan dilemparkan ke arah korban. Korban terkapar, lalu pelaku menginjak-injak bagian dada dan kepala korban. Akibat itulah korban tak sadarkan diri dan meninggal dunia," paparnya.
"Setelah kejadian tersebut, korban langsung dilarikan ke RSUD dr Moewardi untuk dilakukan pemeriksaan,” lanjut dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Adera Immunity Tour Terus Perkuat Sinergi dengan Pemkot Solo
-
Atap Ruang Kelas di MTs Muhammadiyah Sragen Tiba-tiba Roboh, Guru dan Siswa Jadi Korban
-
Ini Program Wali Kota Solo untuk Mengentaskan Angka Pengangguran dan Kemiskinan
-
Tangisan Driver Ojol Penghasilannya Turun Drastis, Dulu Bisa Rp300 Ribu Per Hari, Sekarang Sulit
-
Hadiri Rakorwil Papua Pegunungan, Kaesang Tegaskan Papua Juga Harus Semaju Daerah Lain