"Jadi nggak langsung kena tapi beberapa hari setelah pulang. Mungkin karena cuaca di sana. Ini sudah ditangani dokter," terang dia.
Syarif mengaku Jokowi tidak merasakan deman dan gatal saat mulai alergi. "Beliau nggak ada merasakan panas, ngerasain gatal. Pure hanya alergi biasa," jelasnya.
Syarif membantah kabar yang beredar di media sosial kalau Jokowi menderita autoimun hingga harus berobat ke Jepang.
"Itu hoak, nggak benar. Nggak lah, itu alergi biasa. Bukan autoimun juga, nggak sampai sana," ungkap dia.
Kondisi Jokowi saat ini, lanjut dia, sudah mulai membaik. Bahkan minggu kemarin beliau sempat sepedaan, hingga Car Free Day (CFD).
"Jadi secara fisik beliau sangat fit, hanya saja mungkin alergi. Jadi ya muncul di kulitnya beliau," katanya.
Meski kena alergi kulit, itu tidak menganggu aktivitas Jokowi. Masih sempat sepedaan, main sama cucu hingga masih melayani foto tamu yang datang.
"Nggak (menganggu aktivitas). Memang banyak yang mempertanyakan kondisi beliau, mungkin yang belum tahu secara langsung hanya lihat di televisi karena mungkin muncul di kulit beliau jadi banyak yang tanya," tandas dia.
Diberitakan sebelumnya, beredar kondisi wajah dan leher Presiden ke-7 Jokowi tampak muncul bercak merah di media sosial (medsos).
Baca Juga: Alumni SMAN 6 Solo Pede: Gugatan Intervensi Ijazah Jokowi Didukung Para Tergugat
Kondisi itu muncul saat Jokowi hendak berangkat ke Jakarta Rabu, (28/5/2025) lalu. Saat itu, Jokowi memakai jaket biru Dongker dengan kemeja berwarna putih.
Lalu tampak bercak merah yang ada di leher dan wajahnya saat diwawancarai oleh awak media.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Angka Pengangguran di Kota Solo Lebih Tinggi dari Daerah di Soloraya, Capai 13,5 Ribu Jiwa
-
Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam
-
Kejagung Tinjau Masjid Sriwedari Solo yang Mangkrak sejak 2021, Pembangunan Bakal Dilanjutkan?
-
Terungkap Kasus Penimbunan Solar Subsidi Ilegal di Klaten, Omzet Pelaku Rp200 Juta per Bulan
-
Melihat Masa Depan Fintech Indonesia Melalui Karya Pemenang FutureFin AdaKami dan UNS