Meski demikian, lanjut Kapolres, petugas tetap memberikan imbauan kamtibmas kepada satpam maupun karyawan agar waspada dan proaktif dalam menjaga keamanan lingkungan.
"Kami berharap, kehadiran aparat gabungan dapat memberikan rasa aman yang nyata bagi masyarakat serta mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan jalanan.Kami juga mengimbau masyarakat untuk turut serta dalam menjaga lingkungan sekitar dari segala bentuk gangguan keamanan. Edukasi tentang bahaya premanisme, pungli, dan penyalahgunaan narkoba terus digencarkan melalui program-program pembinaan dan penyuluhan di tingkat desa dan kelurahan," jelas dia.
Dalam operasi tersebut, petugas tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap sepeda motor yang menggunakan knalpot brong, tetapi juga memberikan edukasi kepada pemilik kendaraan mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
"Knalpot brong berbahaya karena dapat mengganggu ketenangan masyarakat serta berpotensi menyebabkan kecelakaan. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh pemilik kendaraan untuk segera mengganti knalpot yang tidak sesuai standar," pungkas Kapolres.
Sejumlah sepeda motor yang terjaring dalam operasi tersebut langsung diamankan ke Mapolres Karanganyar.
Para pemilik motor tersebut juga dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku, baik berupa tilang maupun teguran.
Operasi ini rencananya akan terus dilaksanakan secara rutin untuk menjaga kondusivitas dan ketertiban di wilayah Karanganyar.
Dengan adanya langkah tegas ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas dan menghindari penggunaan kendaraan yang dapat meresahkan lingkungan sekitar.
Baca Juga: Dana Hibah Sapi Menguap: Polres Karanganyar Bongkar Kasus Korupsi Ratusan Juta
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Hujan Uang di Klaten! Pengunjung Rebutan Segepok Rupiah dari Atas Flying Fox