Ronald Seger Prabowo
Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB
Pelatih Persis Solo, Ricky Nelson. [Suara.com/dok]
Baca 10 detik
  • Persis Solo kalah 0-2 dari Kendal Tornado FC di Stadion Manahan pada Sabtu (3/10/2026).
  • Pelatih Ricky Nelson bertanggung jawab atas kekalahan tersebut dan menyerahkan keputusan kepada manajemen klub.
  • Winger Feby Eka menyatakan pemain sudah bekerja keras, namun dua peluang membentur tiang gawang.

SuaraSurakarta.id - Persis Solo menelan kekalahan 0-2 dari Kendal Tornado FC pada lanjutan Grup B Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Manahan, Sabtu (3/10/2026) malam.

Pelatih Persis Solo Ricky Nelson langsung mengambil tanggung jawab atas hasil buruk tersebut. Ia menyebut kekalahan di kandang menjadi hasil yang mengecewakan dan meminta maaf kepada suporter serta masyarakat Solo.

“Yang paling pertama, saya pribadi bertanggung jawab. Minta maaf atas kekalahan di kandang, sangat memalukan. Tapi ini tanggung jawab saya,” kata Ricky dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Ricky kemudian menyerahkan keputusan mengenai langkah selanjutnya kepada manajemen Persis Solo.

“Selanjutnya, saya kembalikan kepada manajemen. Apa pun yang terbaik, biar manajemen yang akan menentukannya,” ujarnya.

Ricky mengungkapkan, secara teknis tim sebenarnya telah melakukan persiapan untuk menghadapi Kendal Tornado FC.

Namun, ia menilai ada aspek mendasar yang membuat Persis kesulitan mengembangkan permainan, yakni fighting spirit.

“Secara teknis sebenarnya sudah kita kasih semacam persiapan kita. Hanya memang mungkin hal yang paling mendasar adalah pemain kurang fight dengan Kendal,” ungkapnya.

Menurut Ricky, Kendal Tornado terlihat lebih kompak karena memiliki kebersamaan tim yang lebih lama. Sementara Persis Solo masih dalam proses membangun kembali karakter permainan dan semangat bertanding.

Baca Juga: Utang Sewa Stadion Manahan Tembus Miliaran? Persis Solo Disebut Penunggak Terbesar

“Artinya mereka lebih kompak, mereka lebih lama timnya. Ya, kita baru membangun kembali fighting spirit-nya,” katanya.

Meski memberikan catatan tersebut, Ricky tidak ingin menyalahkan pemain atas kekalahan yang terjadi.

“Saya pikir itu kesalahan saya. Saya enggak mau menyalahkan pemain. Kita sudah berusaha, tapi memang hasilnya enggak memuaskan,” tegasnya.

Dalam pertandingan tersebut, performa Hendri Douw juga menjadi perhatian. Ricky mengakui pemain tersebut belum mampu menunjukkan permainan terbaiknya dalam beberapa laga terakhir.

“Masalah Hendri, jujur saja saya pribadi belum menemukan. Karena dari tiga game atau empat game ini, tiga game Hendri belum menemukan permainan terbaik dia,” jelas Ricky.

Ia mengaku telah beberapa kali berbicara dengan Hendri untuk mencari solusi agar sang pemain dapat kembali menunjukkan performa maksimal.

Load More