- Manajemen Persis Solo berkomitmen melunasi kewajiban biaya sewa Stadion Manahan sebagai bentuk tanggung jawab profesional klub sepak bola.
- Direktur Utama Persis Solo, Ginda Ferachtriawan, menyatakan bahwa keterlambatan pembayaran terjadi akibat skema bisnis dan dampak minimnya pendapatan tiket.
- Pihak manajemen saat ini berfokus menjaga performa tim sambil melakukan koordinasi untuk menyelesaikan pembayaran retribusi kepada Pemerintah Kota Solo.
SuaraSurakarta.id - Manajemen Persis Solo akhirnya angkat bicara soal adanya tunggakan hutang dari sewa Stadion Manahan.
Manajemen pun menegaskan akan berkomitmen untuk menyelesaikan tunggakan hutang tersebut.
"Ya jadi tanggapan kita sih sebenarnya, kita sudah koordinasi dan sudah komitmen terkait kewajiban yang dimiliki oleh Persis. Jadi sebagai klub yang profesional maka semua kewajiban pasti akan kita lakukan," terang Direktur Utama Persis Solo, Ginda Ferachtriawan saat dihubungi Suara.com, Selasa (14/4/2026) malam.
Ginda menyebut ketika masalah ini sudah menjadi konsumsi publik. Maka dengan tegas disampaikan kewajiban untuk menyelesaikan ada.
"Apalagi tim Persis ini berlaga di Kota Solo dan bagian dari Kota Solo. Sekarang ini kita memang lagi fokus untuk prestasi di sisa musin ini, tapi terkait kewajiban bahasanya bukan hutang tapi skema bisnis saja, pasti akan kita lakukan kewajibannya kok," ungkap dia.
Menurutnya ini bukan tunggakan ya, Persis menyewa itu bukan sekali atau dua kali. Tapi menyewa cukup banyak dan ini butuh persamaan persepsi, bahkan pihaknya mengundang tim lain untuk home base atau bermain di Stadion Manahan.
"Tidak tim lain bahkan timnas agar supaya menggunakan Stadion Manahan. Karena kita menganggap Stadion Manahan itu stadion yang layak untuk sport tourism, menjual Kota Solo disisi pariwisata hingga menggerakkan ekonomi," jelasnya.
"Jadi bukan tunggakan yak. Jangan dilihat kita akan lari dari kewajiban, justru saat ini kita minta dukungan supaya prestasi Persis ini disisa kompetisi ini bisa optimal, kita butuh dukungan dan terkait kewajiban pasti kok kita selesaikan, komitmen jelas," lanjut mantan anggota DPRD Kota Solo ini.
Terkait soal besaran tunggakan, Ginda mengaku tidak hafal secara detail besarannya.
Baca Juga: Respati Ardi Ogah Terapkan WFH, Pilih Jumat Bersepeda dan Naik Transportasi Publik
"Secara detail saya nggak hafal ya angka-angkanya. Tapi yang jelas kita tahulah menggunakan lapangan stadion, lapangan, ya toh segala macamnya itukan memang ada tarif retribusi yang harus dibayarkan. Nah supaya tetap bisa jalan semua, saya rasa pemerintah kota sangat kooperatif untuk semua kegiatan itu bisa berjalan semaksimal mungkin," kata dia.
Ketika disinggung soal finansial di tubuh klub menjadi kendala dan membuat pembayaran lambat, Ginda membantah.
"Nggak, ya kita tahu lah namanya perusahaan kan juga bergantung kepada keuangannya, sponsor dan segala macamnya. Ya kita menyamakan persepsi supaya tim ini tetap bisa bermain semaksimal mungkin," ujarnya.
Adanya larangan penonton dibeberapa pertandingan, Ginda menyebut itu berdampak pada pendapatan.
"Berdampak potensi pemasukan tim. Satu pertandingan kita bisa mendapatkan mungkin Rp 500 juta sampai Rp 1 miliar misalnya. Yang tadinya bisa digunakan untuk kebutuhan tim, sekarang dengan tanpa penonton ya dibilang terganggu mungkin terganggu. Tapi sebagai klub profesional, apapun kewajiban akan kita penuhi," papar dia.
Ginda menambahkan saat ini Persis Solo fokus untuk menjaga performa tim disisa pertandingan ini. Sedangkan hal lain siap berkomunikasi menyamakan persepsi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
15 Teman Kuliah Jokowi di UGM akan Bersaksi saat Sidang Roy Suryo dan dr Tifa
-
PSI Klaim Jokowi Effect Mulai Terasa, 6.000 Warga Lampung Daftar Jadi Anggota
-
Bro Ron Sindir Keras OTT Bupati Sukoharjo: Mungkin Mau Ikuti Sekjennya
-
Putra Surakarta Siap Berlaga di Piala Soeratin Jateng, Turunkan Tim di Tiga Kelompok Usia
-
KPK Kembali Geledah Kantor Bupati Sukoharjo, Keluar Bawa 3 Koper