- Pemerintah pusat menetapkan kebijakan Work From Home bagi aparatur sipil negara setiap hari Jumat mulai 1 April 2026.
- Wali Kota Solo Respati Ardi memutuskan tetap menerapkan kerja dari kantor bagi seluruh aparatur sipil negara setempat.
- Pemerintah Kota Solo mewajibkan program Jumat bersepeda mulai 10 April 2026 guna mendukung efisiensi energi dan kesehatan.
SuaraSurakarta.id - Pemerintah Pusat resmi menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat mulai 1 April 2026.
Wali Kota Solo Respati Ardi menegaskan belum akan menerapkan WFH bagi ASN. ASN akan tetap bekerja di kantor.
"Sudah kita diskusikan dengan jajaran pemerintah, WFH tetap masih dalam kajian. Jadi masih WFO," terangnya saat ditemui, Kamis (2/4/2026) sore.
Meski demikian, Respati akan menerapkan jumat bersepeda untuk seluruh jajaran ASN. Respati juga mengajak forkompinda lain untuk jumat bersepeda atau menggunakan transportasi publik.
"Kami ada program jumat bersepeda untuk seluruh ASN, kami juga mengajak jajaran forkompinda lain untuk jumat bersepeda atau naik transportasi publik. Jadi ini tetap berkantor tapi menggunakan sepeda, untuk WFH masih kita kaji," papar dia.
Respati menyatakan himbauan dari pemerintah pusat itu masih dikaji. Kenapa ada program jumat bersepeda, karena inikan ajakan dari pemerintah untuk penghematan energi bahan bakar.
"Maka dari itu dan untuk mendukung kesehatan serta efisiensi penghematan bahan bakar. Mari kita beraktivitas jumat bersepeda," katanya.
Respati pun mempersilahkan pihak swasta yang ingin ikut menerapkan program jumat bersepeda.
"Silahkan rekan-rekan swasta jika ingin mengikuti, silahkan. Saya rasa kita akan ciptakan Kota Solo kota yang sangat ramah bersepeda," ujar dia.
Saat disinggung ASN yang tinggal di luar Kota Solo, Respati berharap bisa menggunakan transportasi publik.
Baca Juga: Kapolresta Solo: Safe House 110 Percepat Respon Laporan Tindak Pidana
"Yang utama sebenarnya mengurangi penggunaan kendaraan dinas kita," sambungnya.
Respati menambahkan penerapan jumat bersepeda akan dimulai, Jumat (10/4/2026). Itu seluruh ASN, tidak hanya yang berkantor di balai kota tapi juga di wilayah-wilayah.
"Ini mulai jumat minggu depan. Tentunya peraturan, himbauan dari pemerintah pusat terkait WFH itu tidak berlaku bagi eselon-eselon tertentu, jadi nanti sosialisasi akan dilakukan oleh sekda, yang jelas kita mengkampanyekan jumat bersepeda," papar dia.
Respati mengaku khawatir penerapan WFH tiap hari jumat itu, banyak sekali rekan-rekan UMKM yang bertumpu pada pergerakan perkantoran.
"Maka dari itu kami tetap merelevasikan supaya ekonomi tidak terganggu," tandasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Hujan Uang di Klaten! Pengunjung Rebutan Segepok Rupiah dari Atas Flying Fox