SuaraSurakarta.id - Sejumlah sekolah di Kabupaten Sukoharjo mulai mendapatkan program makan bergizi gratis dari Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Senin (6/1/2025).
Salah satu sekolah yang mendapatkan program makan bergizi gratis adalah di SDN 1 Dukuh Kelurahan Dukuh Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo.
Ada 363 siswa dari kelas 1-6 yang mendapatkan program makan bergizi. Untuk menu seharga Rp 10.000 cukup komplet mulai dari nasi, sayur, lauk, susu hingga buah.
Untuk menunya adalah sayur oseng kacang panjang dan putren, daging dan tempe, sedangkan buahnya pepaya.
Para siswa sangat suka dan lahap menikmati menu makan bergizi gratis dari pemerintah. Bahkan ada siswa yang makan pakai tangan sampai habis meski sudah disediakan sendok.
Ada juga yang tidak suka sama sayur dan pepaya, sehingga tidak dimakan.
"Suka dan enak. Sayurnya tidak pedas," ujar salah satu siswa, Al Muttaqin (8), saat ditemui, Senin (6/1/2025).
Menurutnya senang makan bareng-bareng sama yang lain. Apalagi menunya enak, ada sayur, daging dan buah.
"Senang banget. Kalau di rumah biasanya makan telur sama tempe, tapi ini ada sayur sama daging," kata siswa kelas 2 ini.
Baca Juga: Kolaborasi Sukses! Kurikulum Kolaboratif STT Warga Surakarta Lahirkan Insinyur Siap Pakai
Hal senada disampaikan Lukman Wahyu Herlambang (11) yang suka dengan yang disajikan di program makan bergizi ini.
"Sangat suka. Menunya ada sayur, ayam, tempe dan buah," sambungnya.
Diakuinya ini untuk menu-menunya sangat enak. Apalagi ada daging, karena di rumah jarang makan daging.
"Biasanya kalau di rumah makannya pakai telur dan minum susu, kalau daging jarang. Enak semua makanannya," imbuh dia.
Sementara itu Plt Kepala SDN 1 Dukuh, Sri Hartini mengaku senang jika di sini mendapatkan program makan bergizi gratis.
Berharap dengan program ini ke depan anak-anaknya lebih tambah gizinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
5 Destinasi Wisata Kota Solo Paling Nyaman untuk Lansia, Minim Naik-Turun Tangga
-
5 Mobil Bekas Rp150 Jutaan yang Bikin Anda Tampil Ala 'Orang Kaya Lama'
-
7 Fakta Panas Kemelut Keraton Solo: Intervensi Pemerintah hingga Polemik Dana Hibah!
-
Sapa Warga Solo, Film 'Tuhan Benarkah Kau Mendengarku?' Ruang Refleksi Keluarga Indonesia
-
Juru Bicara PB XIV Nilai Menteri Kebudayaan Fadli Zon Tidak Pahami Persoalan Karaton Solo