SuaraSurakarta.id - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengingatkan kepada masyarakat bahwa perbedaan adalah hal yang lumrah.
Hal itu diungkapkan Gibran usai mencoblos di TPS 018 Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Rabu (27/11/2024).
"Salam hangat dari Pak Prabowo, seperti yang selalu beliau katakan yang namanya perbedaan adalah hal yang wajar," kata Gibran
Wapres mengatakan bahwa Indonesia adalah negara yang besar sehingga perbedaan merupakan hal yang lumrah.
"Jangan sampai karena ada perbedaan, lalu saling menghujat, saling mencaci," jelas dia.
Menurut Gibran, perbedaan justru mendewasakan demokrasi Indonesia.
"Yang namanya perbedaan itu mendewasakan demokrasi kita. Yang namanya perbedaan itu mewarnai demokrasi kita," paparnya.
Menyinggung soal hitung cepat usai pemungutan suara nanti, Wapres meminta kepada seluruh masyarakat agar tetap tertib.
"Tetap tenang, tetap tertib, kita tunggu saja proses nanti sampai akhir," tegas Gibran.
Baca Juga: Kesatria Bengawan Solo Datangkan Center Timnas Taiwan William Artino, Ini Statistiknya
Usai mencoblos, Wapres akan langsung kembali ke Jakarta. Oleh karena itu, Gibran tidak memantau pencoblosan di Kota Surakarta.
"Saya tidak memantau. Coblos rampung, pulang ke Jakarta," kata Wapres Gibran. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Jokowi Tegaskan Belum Beri Restorative Justice ke Rismon Sianipar, Hanya Memaafkan
-
AHY dan Puan Dituding Jadi Koordinator Isu Ijazah Palsu, Jokowi: Saya Tidak Mau Berspekulasi!
-
Berkat MBG, Kelompok Tani Wanita di Karanganyar Lebih Mudah Salurkan Panen Sayuran
-
7 Fakta Tragis Pembunuhan di Sragen, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
-
Respati Ardi Ogah Terapkan WFH, Pilih Jumat Bersepeda dan Naik Transportasi Publik