SuaraSurakarta.id - KA Batara Kresna tertemper sepeda motor di KM 5+0 antara Purwosari - Solo Kota, tepatnya di Jalan Slamet Riyadi, Selasa (19/11/2024) sekitar pukul 10.03 WIB.
Dalam kondisinya motor hingga nyungsep di kolong KA Batara Kresna. Beruntung tidak ada korban dalam kejadian tersebut.
Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta, Krisbiantoro mengatakan kejadian terjadi sekitar pukul 10.03 WIB.
Peristiwa terjadi saat KA melintas dari Purwosari menuju Solo Kota, saat di Jalan Slamet Riyadi tepatnya di KM 5+0, kereta tertemper sepeda motor.
"Masinis sampai harus melakukan berhenti luar biasa (BLB) di petak jalan karena rangkaian Railbus K3 2 10 01-03 tertemper sepeda motor. Tadi sekitar pukul 10.03 WIB kejadiannya," ujarnya, Selasa (19/11/2024).
Krisbiantoro menjelaskan sebelum melintas di KM 5+0 antara Purwosari - Solo Kota, masinis selalu membunyikan semboyan 35 atau suling kereta api.
Itu dilakukan karena di lokasi tersebut banyak pengguna jalan yang berseliweran di jalur KA, lalu tiba - tiba muncul pengendara sepeda motor bernama Saptaningtyas Widiyastuti keluar dari gang Jalan Nogo Sosro dari sisi selatan jalur KA dan masuk di area jalur membelok ke arah timur.
"Seketika masinis langsung melakukan tindakan berhenti darurat. Tapi dengan waktu yang sangat singkat, kendaraan tersebut sudah menemper KA dan terperosok di bogie bawah KA," papar dia.
Menurutnya masinis langsung berkoordinasi dengan petugas stasiun Solo Kota dan Purwosari untuk melakukan tindakan evakuasi.
Baca Juga: Malam Nanti Debat Kedua Pilkada Solo, 486 Petugas Gabungan Dikerahkan
Petugas pengamanan stasiun langsung menuju lokasi kejadian, pengendara sepeda motor warga Debegan, Mojosongo tersebut selamat.
"Masinis itu koordinasi sama petugas Stasiun Solo Kota dan Purwosari. Kendaraan tersangkut di bogie rangkaian, dan pengendara selamat karena berhasil melompat," ungkapnya.
Untuk proses evakuasi, lanjut dia, selesai pukul 10.07 WIB dan pemeriksaan rangkaian dinyatakan aman. Untuk KA Batara Kresna 694 selanjutnya perjalanan ke Solo Kota dan tiba di stasiun Solo Kota pukul 10.23 lambat 4 menit.
Krisbiantoro menghimbau kepada pengguna jalan terutama di sepanjang Jalan Slamet Riyadi untuk lebih waspada karena ada jalur KA aktif yang digunakan untuk perjalanan KA.
"Jalur KA harus diperhatikan agar aman, baik pengguna jalan maupun perjalanan KA. Jalur sejajar di jalan Slamet Riyadi harus dipatuhi, termasuk penggunaan area parkir yang harus preipal dari jalur KA untuk mewujudkan keselamatan bersama," pungkas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'
-
Refleksi 100 Tahun Sumpah Pemuda, GSI Kumpulkan Ratusan Anak Muda Lintas Organisasi di Kota Solo
-
Demo di Rumah Jokowi, Massa Bawa Spanduk Gibran 'Anak Haram Konstitusi' Tuntut Mundur dari Wapres
-
Kiper Jebolan Kendal Tornado FC Youth Tepis Dua Penalti, Solo Raih Emas Porprov Jateng
-
Panahan Kota Solo Lolos ke Empat Final Beregu Porprov Jateng 2026, Bidik Sapu Bersih Emas