- Gerakan Solusi Indonesia mengadakan malam refleksi 100 Tahun Sumpah Pemuda di Tugu Lilin Solo, Selasa (27/10/2026) malam.
- Ratusan pemuda dan pejabat daerah mengikuti acara seni budaya yang ditandai penyalaan lilin serta pembacaan teks Sumpah Pemuda bersama.
- Kegiatan ini bertujuan menyatukan pemuda untuk merawat persatuan bangsa melalui pertunjukan seni, pembacaan puisi, dan ritual kebudayaan.
SuaraSurakarta.id - Cahaya temaram dari pendar lilin menghangatkan suasana dingin di kawasan Tugu Lilin, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Selasa (27/10/2026) malam.
Malam refleksi menuju 100 Tahun Sumpah Pemuda yang digagas oleh Gerakan Solusi Indonesia (GSI) tersebut berlangsung khidmat sekaligus sarat makna.
Jauh dari kesan kaku tanpa deretan pidato formal, helatan malam itu justru dikemas anggun layaknya panggung pementasan seni.
Ratusan pemuda-pemudi tampak memadati lokasi dengan penuh antusias, mulai organisasi kepemudaan seperti Cipayung Plus, HMI Jateng dan Solo, mahasiswa FH UNS, UIN, UMS, BEM berbagai kampus, OSIS-Pramuka SMA/SMK, Pasoepati, KNPI, IMM, karang taruna, IPM, LDII, hingga GP Ansor.
Usai untaian Sekapur Sirih dari Ketua Dewan GSI, Prof. Dr. Pujiyono Suwadi, ritual pembukaan ditandai secara simbolis lewat penyalaan lilin bersama Wali Kota Solo, Respati Ardi, dan perwakilan pemuda.
Nyala api lilin tersebut menjadi lambang cahaya harapan serta penerang persatuan yang akan terus dijaga oleh generasi penerus.
"Kita berkumpul di sini untuk menyatukan mimpi, pertanyaan, dan tindakan," tutur Prof. Puji yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Kejaksaan Republik Indonesia.
Ia menekankan pentingnya kesadaran serta sikap saling menghargai perbedaan, layaknya anggota tubuh yang memiliki peran dan fungsinya masing-masing.
"Ketika mulut menghargai pikiran, telinga menghargai kaki, maka penghargaan itulah yang jadi hakikat pemuda," lanjutnya.
Baca Juga: Saksi Hidup G30S Bongkar Peran Karno Gejik, Eksekutor PKI yang Catat Daftar Nama Warga untuk Dibunuh
Suasana malam kian menggelegar saat para penari dari Wasi Arts Factory & Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta yang dipimpin oleh Dr. Matheus Wasi Bantolo, S.Sn., M.Sn naik ke atas panggung menyajikan tarian Nembang Mbekso.
Estafet seni berlanjut lewat lantunan geguritan puitis bernuansa Jawa yang dibawakan Co-Founder GSI, Anas Syahirul.
Mengusung tema Gegap Gempita Semangat Pemuda, bacaan puisi tradisional tersebut meletupkan pesan tentang keberanian, keberanian, dan tanggung jawab generasi muda dalam merawat persatuan bangsa.
Keindahan narasi puitis kian terasa ketika Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, maju membacakan puisi kebangsaan bertajuk Di Tangan Pemuda, Indonesia Menyala.
Lewat racikan bahasa sastra yang menyentuh jiwa, pembacaan puisi tersebut berhasil membangkitkan asa dan cita-cita pemuda sebagai penopang masa depan negeri.
Sisi tradisi makin kentara lewat penampilan Pocapan Ada-Ada Dhalang oleh Kajari Surakarta, Dr. Supriyanto, S.H., M.H.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'
-
Refleksi 100 Tahun Sumpah Pemuda, GSI Kumpulkan Ratusan Anak Muda Lintas Organisasi di Kota Solo
-
Demo di Rumah Jokowi, Massa Bawa Spanduk Gibran 'Anak Haram Konstitusi' Tuntut Mundur dari Wapres
-
Kiper Jebolan Kendal Tornado FC Youth Tepis Dua Penalti, Solo Raih Emas Porprov Jateng
-
Panahan Kota Solo Lolos ke Empat Final Beregu Porprov Jateng 2026, Bidik Sapu Bersih Emas