"Kami mewakili ribuan peternak yang saat ini memang sedang menjerit karena kondisi perindustrian susu di Indonesia sedang membatasi jumlah kuota masuk susu lokal. Akhirnya berimbas pada susu yang menumpuk di UD maupun koperasi yang saat ini tidak terserap oleh pabrik, akhirnya banyak yang terbuang," jelasnya.
Dalam aksi hari ini ada sekitar 50 ribu liter yang dibuang. Sebenarnya para peternak dan pengepul membuang susu itu sudah mulai dilakukan beberapa hari yang lalu.
"Per hari di Boyolali itu ada sisa susu 30 ton. Kalau tadi yang dibagikan itu seribuan liter, kalau yang dibuang susu stok kemarin bukan fresh hari ini," kata dia.
Jumlah 50 ribu liter tadi diambil dari wilayah Kabupaten Boyolali. Itu kalau dinilai dengan uang sekitar Rp 400 juta dalam satu hari.
"Jadi cukup besar. Ini salah satu bentuk keprihatinan kita, kalau setiap hari dibuang terus maka koperasi-koperasi yang menampung susu dari peternak tidak kuat akhirnya akan berhenti operasi dan tidak mengambil dari peternak terus susu peternak ini mau dibawa kemana," paparnya.
"Jumlah peternak itu cukup signifikan. Kalau susunya tidak diambil kasihan dan peternak akan berhenti dari dunia peternakan karena biaya untuk pakan, keluarga dihasilkan dari susu ini. Kalau susunya tidak laku terjual dan tidak terbayar karena dibuang, maka otomatis akan menyerah," imbuh dia.
Sampai kapan aksi seperti akan dilakukan, menunggu respon dari pemerintah pusat yang katanya akan turun tangan. Tadi sudah direspon sama Dinas Peternakan dan Perikanan Boyolali lalu melaporkan ke Dinas Peternakan Provinsi Jateng dan data juga tadi.
"Tadi kita sudah sempat audensi ke dinas kabupaten dan provinsi. Bahkan sudah langsung dilaporkan ke dirjen PKH pusat," tandasnya.
"Berharap dari pemerintah ada solusi dan titik terang kepada para peternak yang ada di Boyolali ini," pungkas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!
-
Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum
-
Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar
-
Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak
-
Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi