Kepala Sekolah SLB Negeri Karanganyar, Farida Yuliati, mengatakan sajian tarian tradisional Jawa Tengah ini melibatkan empat pasang penampil. Menurut Farida, empat penari berperan sebagai Bambangan yang menyimbolkan kesatria, serta empat penari yang menjadi Cakil sebagai lambang keburukan.
"Tari Bambang Cakil ini kami pilih karena mencerminkan semangat. Di situ ada pasangan kebaikan dan keburukan. Ketika kebaikan diiringi dengan semangat dan ketulusan, maka bisa mengalahkan keburukan yang menyerang," ujar Farida.
Suguhan kesenian daerah berlanjut pada destinasi terakhir hari pertama, yakni Kabupaten Sukoharjo. Rombongan pawai obor PEPARNAS XVII 2024 ini disambut dengan Tari Kebo Kinul setibanya di Pendopo Kantor Bupati Sukoharjo.
Suguhan kesenian berlanjut setelah kaldron dinyalakan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sukoharjo, Agus Santosa, menggunakan obor api yang diberikan atlet para bulu tangkis, Kustati Nur Amaliya.
SLB Negeri Sukoharjo menyuguhkan tarian Pagulir. Ada pula suguhan dari siswa disabilitas yang membawakan lagu berjudul "Bunda", diiringi dengan alat musik biola.
Penampilan tersebut sekaligus menutup rangkaian pawai obor api PEPARNAS XVII 2024 hari pertama. Pada hari kedua, Minggu (29/9/2024), pawai obor api ini akan terpusat di Kota Solo, tepatnya jalur Car Free Day (CFD) di Jalan Slamet Riyadi menuju Balaikota Solo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Hujan Uang di Klaten! Pengunjung Rebutan Segepok Rupiah dari Atas Flying Fox
-
BRI Peduli Respons Cepat Gempa Flores, Bantuan Disalurkan ke Maumere dan Mbay
-
Keren! Warga Nguter Sukoharjo Buat Replika Menara Eiffel Setinggi 23 Meter dari Ratusan Bambu
-
Transformasi Digital BRI Bersama Danantara, BRImo Layani 49,7 Juta Pengguna