SuaraSurakarta.id - Bakal calon wali kota Solo dari PDIP, Teguh Prakosa ikut menanggapi soal turunnya rekomendasi bakal wakil wali kota ke Bambang Nugroho alias Bambang Gage yang dipersoalkan oleh sejumlah kader.
Teguh mengaku tidak mempermasalahkan hal-hal yang sudah pasti dan telah diputuskan. Sebagai seorang petugas partai harus siap menjalankan perintah tersebut.
"Ya terserah saja. Di PDIP ada hak ketua umum yang tidak bisa diganggu gugat siapapun. Termasuk zaman Pak Taufiq (Taufiq Kiemas) sampai Mbak Puan (Puan Maharani), anaknya sendiri saja tidak bisa memutuskan. Apalagi hanya dia! Dia, itu siapa?," kata dia saat ditemui, Senin (2/9/2024).
"Apalagi wes mengaku PDIP, wes menikmati jadi anggota DPRD dua periode. Muni-muni, malu, sebagai kader partai malu, kecuali kalau belum pernah merasakan PDIP," lanjut dia.
Teguh menjelaskan siapapun kader PDIP yang mau menggugat atau apa silahkan saja. Sebetulnya SK rekomendasi dari DPP PDIP itu tidak perlu didiskusikan, karena itu keputusan dan sudah mutlak.
"Karena kebaikan Pak Ketua DPC kemarin untuk menyampaikan pendapat. Tapi kalau nadanya tinggi, itu namanya melawan rekomendasi dan itu tabu bagi siapapun yang ber KTP PDIP," ungkap Wali Kota Solo ini.
Teguh menegaskan kalau memang kader tidak paham atau tahu soala AD/ART partai maka keluar saja dari PDIP.
"Nek ora ngerti AD/ART silakan keluar dari PDIP. Ini pernyataan tegas, saya sebagai sekertaris DPC PDIP Solo,” tandas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Baca Juga: Bertarung Waktu di Tengah Jebloknya Elektabilitas Pilgub Jateng, Andika Perkasa: Masih Panjang
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat
-
BRI Dorong Remitansi PMI Jadi Modal Usaha Produktif Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Taiwan
-
Viral, Mobil Operasional KDMP Digunakan ke Solo Paragon Mall
-
Jokowi Minta Kader PSI Ubah Cara Kerja Organisasi demi Hadapi Pemilu 2029
-
IIF Genjot Pembiayaan Infrastruktur, Nilai Komitmen Baru Tembus Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026