Pun demikian pada unggahan @gus_dibyo di jagad X. Unggahan ini dengan cepat memicu berbagai reaksi, baik pro maupun kontra, dari warganet.
Sejumlah netizen memberikan dukungan terhadap pernyataan tersebut, sementara yang lain memberikan kritik keras.
Akun Still Imperfect Man, Husband, and Dad (@arivrh) merespons dengan skeptis, "Halah... Gak perlu mengagung-agungkan figur. Kemana aja 9 tahun terakhir ketika sama-sama dalam satu kereta? Jokowi jadi seperti ini juga gak serta merta. PDIP juga menjadi enabler kenapa Jokowi seperti sekarang. Bukannya menguatkan lembaga-lembaga demokrasinya."
Namun, @gus_dibyo segera menanggapi komentar tersebut dengan mengatakan, "Gak mengagung-agungkan sih. Tapi bicara konteks sekarang aja. Nyatanya ketum lainnya membebek aja, cuma Mega yang berani bicara hahaha."
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Rekomendasi Mobil Diesel Bekas di Bawah Rp100 Juta: Pilihan Terbaik untuk Mudik Nyaman dan Irit!
-
Jokowi Ditantang Ucapkan Sumpah Pemutus oleh Penggugat di Sidang CLS Ijazah
-
Kontroversi Malam Selikuran: Dua Kubu Keraton Solo Gelar Kirab Berbeda, Siapa yang Benar?
-
7 Fakta Kecelakaan Motor di Tawangmangu: Vario Hantam Tembok, Ayah dan Anak Meninggal Dunia
-
Duh! ASN Solo Penyebar Data Pribadi eks Pembalap FI Rio Haryanto, Dapat Sanksi Potong Gaji 9 Bulan