SuaraSurakarta.id - Sebanyak 23 organisasi yang ada di Kota Solo mendeklarasikan dukungan mereka kepada Astrid Widayani untuk maju mendampingi KGPAA Mangkunagara X atau Gusti Bhre dalam Pilkada Solo 2024.
Dukungan tersebut dideklarasikan di Hotel Red Chili Solo.
Gabungan organisasi tersebut berbasis entreprenur dan pengembangan sumber daya manusia, diantaranya PHRI, FPLKP HISPPI, HILLSI, Ika Boga, ASKI, ASTI, Hantaran, FPKBM, Gradasi, ILDI, Katalia dan IPBI Bunga.
Kemudian IPBI Kartini, Harpi Melati, Tiara Kusuma, ACSB UMKM, DJ Preneur, Komunitas Kebaya Indonesia, Forum Artis Solo, HPI, APTISI dan Maria Center Solo.
Ketua PHRI Solo, Joko Sutrisno menyebut kedekatan dengan sosok Astrid Widayani telah terjalin lama, apalagi di dunia edupreneur. Menurut Joko komitmen dan integritas Rektor Universitas Surakarta (UNSA) itu menjadi dasar dukungannya untuk menjadi pemimpin Kota Solo.
"Saya sudah kenal sama dengan mbak Astrid, sebagai organisasi APTISI, kami ada di dalamnya. Dia selalu berkomitmen terhadap jalannya organisasi termasuk membuka kerjasama internasional," kata Joko, Rabu (14/8/2024).
"Peran mbak Astrid terhadap perguruan tinggi di Solo sangat signifikan. Oleh karena itu kita perlu support, kita beri dukungan supaya dapat memimpin Solo yang sudah didahului mas Gibrab dengan 17 skala prioritasnya yang luar biasa," lanjutnya.
Joko menilai pasangan Gusti Bhre - Astrid Widayani ideal untuk melanjutkan dan mengawal kemajuan kota Solo. Pasalnya keduanya bergerak di bidang hospitality dari sisi kebudayaan dan enterpreneur.
"Mbak Astrid seorang edupreneur sedangkan Gusti Bhre budayawan, jika dikumpulkan maka hasilnya akan luar biasa. Kami yakin bisa membawa Solo, selain sebagai kota budaya, kota modern, Solo juga kota bisnis," tandasnya.
Astrid Widayani pun mengapresiasi atas dukungan yang diberikan kepada. Wanita yang mengusung tema besar #SoloBerkelanjutan itu legowo jika harus duduk di kursi Wakil Wali Kota Solo.
"Kita sudah sama-sama kita ketahui bersama untuk koalisi yang sampai hari ini sedang berjalan adalah sudah sepakat mengusung Gusti Bhre sebagai kandidat Wali Kota. Sehingga malam hari ini teman-teman dari asosiasi organisasi pun mendukung saya tetap maju menjadi pemimpin kota Solo mendampingi kandidat Gusti Bhre di AD 2," ungkap Astrid Widayani.
Dukungan itu menjadi tambahan semangat untuknya sembari menunggu turunnnya surat rekomendasi dari parpol pengusung.
Terlebih pada hasil survey Lembaga Solo Raya Polling, simulasi pasangan Gusti Bhre - Astrid Widayani memperoleh angka elektoral 61,5 persen. Dengan kata lain, dari simulasi tersebut kandidat pasangan unggulan itu mampu menguasai suara di Kota Solo.
"Saya sendiri semakin mantap, semakin bertekad bulat untuk melanjutkan proses ini ke depan. Saat ini prosesnya masih sesuai masing-masing partai dan masih aktif berkomunikasi dengan saya," jelas Astrid Widayani.
Sebelumnya, sejumlah partai politik parlemen dan non parlemen serta organisasi relawan dari berbagai elemen masyarkat telah mendeklarasikan dukungan mereka untuk Astrid Widayani dalam kontestasi Pilkada 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
5 Destinasi Wisata Kota Solo Paling Nyaman untuk Lansia, Minim Naik-Turun Tangga
-
5 Mobil Bekas Rp150 Jutaan yang Bikin Anda Tampil Ala 'Orang Kaya Lama'
-
7 Fakta Panas Kemelut Keraton Solo: Intervensi Pemerintah hingga Polemik Dana Hibah!
-
Sapa Warga Solo, Film 'Tuhan Benarkah Kau Mendengarku?' Ruang Refleksi Keluarga Indonesia
-
Juru Bicara PB XIV Nilai Menteri Kebudayaan Fadli Zon Tidak Pahami Persoalan Karaton Solo