SuaraSurakarta.id - Kontestasi Pilkada Solo 2024 mulai menganghat dalam beberapa waktu terakhir.
Meski belum ada satupun sosok yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon (balon) wali kota dan wakil wali kota Solo, namun sejumlah nama mulai digadang-gadang bakal bertarung.
Kedua sosok yang santer maju pada Pilkada Solo mendatang adalah KGPAA Mangkunegara atau Gusti Bhre dan Teguh Prakosa.
Gusti Bhre merupakan penguasa Pura Mangkunegaran. Sementara Teguh baru saja dilantik sebagai Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka yang mundur.
Tak hanya soal karir politik, tak sedikit masyarakat yang menyoroti harta kekayaan dua sosok itu. Lalu, siapa yang lebih tajir?
Selain berstatus sebagai penerus tahta Kadipaten Mangkunegara, Gusti Bhre ternyata juga menjabat sebagai Anggota Dewan Komisaris PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Sesuai peraturan yang berlaku, gaji Komisaris Utama PT KAI yaitu sebesar 45% dari gaji Direktur Utama. Sementara, gaji anggota Dewan Komisaris lainnya yakni 90% dari gaji Komisaris Utama.
Melansir dari berbagai sumber, gaji seorang komisaris di PT KAI bisa mencapai Rp14 juta di tahun 2022. Tak hanya gaji pokok, seorang komisaris juga berhak menerima tantiem atau insentif khusus sebesar Rp9 juta, serta remunerasi untuk Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan senilai Rp886 juta.
Sebagai Anggota Dewan Komisaris PT KAI, Gusti Bhre juga melaporkan harta kekayaannya secara berkala dengan nama Sri Paduka Mangkoenagoro X di LHKPN.
Tercatat dalam LHKPN tertanggal 8 November 2022, Gusti Bhre melaporkan memiliki harta kekayaan sebesar Rp1,1 miliar.
Akan tetapi, berbeda dari kebanyakan pejabat lain, aset harta kekayaan Gusti Bhre hanya berupa kas dan juga setara kas.
Semenrara melansir Ayobandung.com--jaringan Suara.com, Teguh Prakosa yang kini jabat Wali Kota Solo terakhir melaporkan harta kekayaan miliknya di LHKPN KPK yakni periode 2023.
Tercatat harta kekayaan milik Teguh Prakosa yang kini jadi Wali Kota Solo itu adalah sebanyak Rp1.247.259.500.
Harta kekayaan Wali Kota Solo Teguh Prakosa naik dibanding periode sebelumnya meski tidak signifikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Ikuti Owner Meeting di Jakarta, Maestro Solo Semakin Antusias Debut di PFL 2!
-
Gagal Kabur, Ini Momen Terduga Pelaku Pencurian Helm Diamankan Warga dan Tim Sparta
-
Cegah Sweeping Ormas Saat Ramadan, Polresta Solo Tingkatkan Patroli dan Pengawasan THM
-
Mandom Indonesia Perkokoh Kemitraan dengan Awak Media di Jantung Kota Solo
-
Ini Jadwal Azan Magrib Waktu Buka Puasa di Surakarta Hari Ini 24 Feb 2026