SuaraSurakarta.id - Salah satu fokus revitalisasi Masjid Agung Surakarta adalah di bagian serambi utama masjid.
Nantinya masjid itu akan dilakukan konservasi setelah kondisi kayu-kayu di bagian utama yang rusak karena dimakan.
Bahkan ada soko guru utama yang berusia ratusan tahun kondisinya sudah berlubang.
"Salah satu fokus revitalisasi di bagian utama, nanti akan dikonservasi. Mana-mana kayu yang mengalami kerapuhan dimakan rayap ada penanganan khusus," ujar Ketua Pengurus Masjid Agung Surakarta Muhtarom, Rabu (19/6/2024).
Muhtarom menjelaskan hasil konservasi dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X kondisi kayu rapuh dimakan rayap banyak juga.
Salah satunya soko guru utama yang kondisinya sudah berlubang dan jelas sangat mengkhawatirkan.
"Banyak juga, kan ada alat deteksi. Nanti yang ditangani yang mana kita belum tahu, yang jelas soko guru yang berlubang itu," ungkap dia.
Menurutnya untuk revitalisasi Masjid Agung Surakarta direncanakan akan mulai dikerjakan bulan Juli 2024 nanti.
Sebelum pelaksanaan nanti akan dicek lagi di seluruh bagian utama.
"Waktu pengecekan kapan kita belum tahu, mestinya sebelum pelaksanaan," sambungnya.
Baca Juga: Sambut Revitalisasi, Pemkot Solo Tertibkan Pedagang Bandel di Alun-alun Keraton Solo.
Selain serambi utama, ada kawasan masjid, menara masjid, parkir, kolam dan tempat wudhu.
Untuk kawasan nanti akan ditata dan restorasi. Di halaman depan masjid nanti akan dikeruk lebih dalam dan diganti dengan pasar.
"Jadi kita kembalikan seperti dulu lagi, dulu itukan filosofinya pasir. Jadi nanti akan dikeruk dan dikasih pasir," terang dia.
Lanjut dia, Itu kan ada dua fungsi. Pertama kembali ke sejarah dan kedua sekaligus menjadi wilayah resapan air yang efektif, pasir itu daya resapnya tinggi.
"Ini sudah kita koordinasikan dengan wali kota. Untuk pasirnya darimana kita kurang tahu, nanti ada kajian arkeologinya," tandasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026