SuaraSurakarta.id - PT Pegadaian Kanwil XI Semarang kembali menyalurkan corporate social responsibility (CSR). Dana CSR tersebut disalurkan dalam bantuan 1.000 paket sembako yang diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Pemimpin PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, Edy Purwanto, langsung kepada Ketua Baznas Jawa Tengah, KH Achmad Daroji, di Kantor Baznas Jawa Tengah, Rabu (20/3/2024).
Edy Purwanto menyampaikan, bantuan CSR yang diserahkan merupakan bagian dari program tanggungjawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan dalam bentuk Pegadaian Peduli. Bantuan CSR ini pula wujud kepedulian Pegadaian kepada masyarakat, khususnya yang terdampak bencana.
"Kami ke Baznas untuk menitipkan bantuan berupa paket sembako sebanyak 1.000 paket dalam program Pegadaian Peduli," kata Edy Purwanto, didampingi jajarannya.
Selain bantuan paket sembako tersebut, Pegadaian Kanwil XI Semarang akan terus memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Hal itu sejalan dengan semangat Pegadaian yang ingin terus memberikan manfaat kepada masyarakat.
Dipilihnya Baznas dalam penyaluran bantuan tersebut bukan tanpa alasan. Menurut Edy Purwanto, Baznas merupakan lembaga yang terpercaya dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan dan berhak sehingga tepat sasaran.
"Terlepas dari itu, kami ingin menunjukkan ke masyarakat bahwa Pegadaian tidak hanya mengurusi bisnis saja. Tapi juga peduli dengan lingkungan. Kami ingin memberikan kemanfaatan kepada banyak masyarakat," tandasnya.
Edy Purwanto berharap, bantuan paket sembako yang diberikan bermanfaat bagi masyarakat. Terlebih, saat ini sejumlah daerah di Jawa Tengah sedang dilanda bencana banjir, seperti Kabupaten Demak, Kudus, dan Grobogan.
Ketua Baznas Jawa Tengah, KH Ahmad Darodji menyampaikan terima kasih kepada PT Pegadaian Kanwil XI Semarang atas bantuan 1.000 paket sembako yang diberikan. Ia juga mengapresiasi Pegadaian yang datang menitipkan bantuan tanpa diminta.
Baca Juga: PT Pegadaian Jadi Sponsor Resmi Liga 2, Waketum PSSI: Langkah Menuju Indonesia Emas 2045
"Ini sangat bagus sekali. Apalagi saat ini Bulan Ramadan. Pegadaian dengan inisiatif sendiri memberikan bantuan, tanpa diminta," kata Darodji.
Dikatakan Darodji, bantuan paket sembako tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan. Pasalnya, dalam kondisi normal, permintaan bantuan di Baznas Jawa Tengah mencapai 4.000-5.000 paket sembako.
"Terlebih dalam kondisi bencana melanda seperti saat ini, permintaan paket bantuan di Baznas Jawa Tengah juga meningkat menjadi 8.000-9.000 paket. Alhamdulillah, saat ini ada tambahan bantuan dari Pegadaian," ujarnya.
Darodji berharap, apa yang dilakukan PT Pegadaian Kanwil XI Semarang ini menjadi contoh bagi perusahaan atau swasta lainnya. Dengan begitu, beban masyarakat yang kurang mampu atau yang sedang dilanda bencana semakin ringan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
5 Destinasi Wisata Kota Solo Paling Nyaman untuk Lansia, Minim Naik-Turun Tangga
-
5 Mobil Bekas Rp150 Jutaan yang Bikin Anda Tampil Ala 'Orang Kaya Lama'
-
7 Fakta Panas Kemelut Keraton Solo: Intervensi Pemerintah hingga Polemik Dana Hibah!
-
Sapa Warga Solo, Film 'Tuhan Benarkah Kau Mendengarku?' Ruang Refleksi Keluarga Indonesia
-
Juru Bicara PB XIV Nilai Menteri Kebudayaan Fadli Zon Tidak Pahami Persoalan Karaton Solo