SuaraSurakarta.id - Puluhan ton ikan nila siap panen di keramba jaring apung (KJA) Waduk Cengklik, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali mendadak mati karena fenomena upwelling, Selasa (12/3/2024).
Ketua Kelompok Tani KJA Sumber Rejeki Waduk Cengklik Suhartono menjelaskan, total 31 ton ikan yang mati renccananya sebagai stok Ramadan dan Lebaran.
"Ini pukulan berat bagi kami. Apalagi puluhan ton ikan yang mati itu sudah siap panen," kata Suhartono.
Dia memaparkan, matinya puluhan ton ikan nila terjadi sejak Sabtu (9/3/2024) pagi. Tidak adanya sinar matahari membuat suhu di kawasan waduk dingin.
Lalu hujan yang turun sejak pukul 13.00 WIB hingga sore membuat suhu semakin menurun.
"Besoknya (Minggu) ikan nila sudah ada yang mati dan mengambang ke permukaan air. Kemarin (Senin) sampai hari ini lebih banyak lagi yang mati," jelas dia.
Suhartono menjelaskan, fenomena fenomena upwelling kali ini cukup langka, karena biasanya hanya terjadi dalam sehari.
"Tapi hari in Alhamdulillah, kondisi airnya sudah mulai bening. Kemarin amoniaknya tinggi jadi hitam, oksigen kurang, sinar matahari kurang, ikan nila keracunan semua," paparnya.
Dia memaparkan, total 14 ton ikan nila milik KJA Sumber Rejeki mati. Kemudian dari Kelompok KJA Tirto Panguripan mencapai 10 ton dan miliki Kelompok Tani KJA Ngudi Makmur 7 ton mati.
"Total kerugian Rp 50 juta," tegas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Morinaga Soya Lanjutkan Soyalympic ke Yogyakarta dan Solo, Ajak Anak Berani Bereksplorasi
-
Isak Tangis Iringi Kepulangan Guntur, ABK Kapal Virgo Transport 8 yang Ditemukan di Dalam Kamar
-
Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten
-
BRI Peduli Wujudkan Harapan Murid Ini, Tak Lagi Terhalang Banjir Rob Saat ke Sekolah
-
Pengurus Cabang ORADO Kota Surakarta Dikukuhkan, Siap 'Memintarkan Indonesia' Lewat Olahraga Domino