Di samping itu, Patih Sindurejo memiliki putra yang sangat tampan, gagah, dan menjadi pujaan para gadis, namanya Raden Sukro. Karena ketampanannya itu, Raden Mas Sutikno akhirnya dengan sewenang-wenang menghajarnya dan merusak ketampanannya.
Raden Sukro tak tinggal diam, ia berniat balas dendam dengan cara merebut hati Raden Ayu Lembah. Lama-kelamaan, keduanya pun saling jatuh hati. Keduanya dimabuk kepayang dan membayangkan suatu saat nanti bisa menikah.
Namun, aksinya kemudian ketahuan. Raden Sukro meminta Embah-nya untuk mengirim surat cinta berupa kidung 7 bait kepada Raden Ayu Lembah. Percintaan mereka melalui surat semakin memuncak dan berbunga-bunga. Skandal percintaan mereka ini lama-lama tercium dan menjadi pembicaraan umum.
Hal itu direspons oleh Raden Mas Sutikno dengan mengirim surat kepada Pangeran Puger. Lantaran hal itu, Pangeran Puger pun marah dan harus bertindak demi kehormatan dan posisi politiknya. Pangeran Puger lalu menghukum mati putrinya sendiri.
Keputusan Pangeran Puger tersebut ternyata tidak disukai oleh Amangkurat 2. Dia marah pada adiknya itu dan memerintahkan untuk membunuh Raden Sukro. Tragedi cinta di Keraton Kartasura itu pun diabadikan dalam Babad Tanah Jawi.
Kontributor : Dinnatul Lailiyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Ini Program Wali Kota Solo untuk Mengentaskan Angka Pengangguran dan Kemiskinan
-
Tangisan Driver Ojol Penghasilannya Turun Drastis, Dulu Bisa Rp300 Ribu Per Hari, Sekarang Sulit
-
Hadiri Rakorwil Papua Pegunungan, Kaesang Tegaskan Papua Juga Harus Semaju Daerah Lain
-
Angka Pengangguran di Kota Solo Lebih Tinggi dari Daerah di Soloraya, Capai 13,5 Ribu Jiwa
-
Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam