Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Kamis, 09 November 2023 | 15:26 WIB
Batu-batu di Pantai Parangkusumo itu telah menjadi saksi bisu pertemuan Panembahan Senopati dengan Ratu Kidul. [Istimewa]

Panembahan Senopati kemudian bersemangat ingin memperoleh kebijakan dan bimbingan dari Ratu Kidul. Akhirnya, ia memutuskan untuk menjalani meditasi di Pantai Parangkusumo, tempat di mana ia berharap dapat bertemu dengan sang ratu.

Salah satu batu yang paling terkenal di Pantai Parangkusumo adalah batu yang disebut ‘Batu Gamping’. Batu tersebut memiliki bentuk yang menarik dan dikelilingi oleh legenda yang kuat. Konon, Panembahan Senopati menjalani meditasi di dekat Batu Gamping tersebut.

Bahkan di tempat itu pula, Panembahan Senopati menerima wahyu dari Ratu Kidul. Tak sampai di situ, masyarakat juga percaya bahwa Panembahan Senopati telah menikah dengan Ratu Kidul, meskipun pernikahan secara fisik tidak terjadi.

Pernikahan tersebut lebih bersifat simbolis dan menggambarkan hubungan Panembahan Senopati dengan Ratu Kidul yang melambangkan perpaduan dua kekuatan yang sangat penting dalam budaya Jawa, yakni antara kekuasaan kerajaan darat dan laut.

Baca Juga: Bukan Cuma Ayam Taliwang, Ini 5 Rekomendasi Kuliner Khas Mataram Lombok yang Wajib Dicoba

Hal ini juga dilihat sebagai simbol dari keseimbangan dan harmoni yang harus ada antara manusia dan alam. Panembahan Senopati diyakini sebagai perwakilan dari kekuasaan darat, sementara Ratu Kidul adalah perwakilan dari kekuasaan laut.

Pernikahan ini juga mencerminkan konsep kebijaksanaan dan hubungan antara pemimpin darat dan roh alam dalam budaya Jawa. Panembahan Senopati, dengan bijaksana, mencari bimbingan dan persatuan dengan Ratu Kidul, yang dipercayai memiliki pengaruh besar atas lautan dan cuaca.

Kontributor : Dinnatul Lailiyah

Load More