SuaraSurakarta.id - Korban potong kemaluan oleh istri sendiri berinisial, IPN (20) meminta ganti rugi kepada istrinya YC (34) senilai Rp 550 juta.
Jumlah tersebut senilai Rp 500 juta untuk biaya pengobatannya ke luar negeri. Sedangkan senilai Rp 50 juta untuk mengganti biasa operasi dan kontrol kesehatan yang berlangsung 1 tahun.
Pengacara IPN, Indah Prasetyari mengatakan bahwa alat kelaminnya itu dipotongnya miring. Lalu oleh dokter dilakukan tindakan dengan dipotong rata atau dikepras habis.
"Itu untuk disambung tidak bisa karena waktu mau disambung jaringan-jaringannya sudah mati dan tidak bisa. Itu mengakibat syaraf-syarafnya itu mati termasuk syaraf buat buang air kecil," terang dia saat ditemui, Rabu (16/8/2023).
Menurutnya jadi korban itu seumur hidup harus memakai pampers. Karena untuk buang air kecil itu tidak bisa dirasakan lagi.
"Satu hari bisa pakai tiga atau empat pampers. Kalau tawaran dari dokter itu tidak ada tindakan lain selain operasi rekontruksi," ungkap dia.
Indah menjelaskan untuk operasi rekontruksi itu adanya di Filipina. Kalau pun terjadi harus ada pasien transgender yang mau ganti kelamin, baru nanti disambung ke IPN," katanya.
Untuk operasi, lanjut dia, butuh biaya cukup tinggi mencapai Rp 500 juta. Jumlah itu untuk biaya operasinya saja belum termasuk yang lain-lain.
"Butuh biaya besar kurang lebih Rp 500 juta," sambung dia.
Baca Juga: Dituntut 5 Tahun Penjara, Ini Hal yang Memberatkan dan Meringankan Bagi Shane Lukas
Korban saat ini masih mengalami trauma. Pasca kejadian, korban sempat mengurung diri di kamar tidak mau keluar.
"Pergi ke dapur saja takut. Karena ada pisau, yang membuat korban trauma," ujarnya.
Sementara itu pengacara lain, Aji Mastoto menambahkan uang ganti rugi senilai Rp 50 juta ini untuk mengganti biaya operasi dan termasuk biaya pengobatan kontrol kesehatan.
"Korban harus menjalani kontrol berjalan sampai 1 tahun," pungkas dia
Kontributor : Ari Welianto
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah
-
Gara-gara Dua Mahasiswa Ditangkap Polisi, Aksi Demo di Solo Sempat Memanas
-
Kritik Pedas Mahasiswa untuk Pemerintah: Muak dengan Kondisi Negara, Jengkel dengan Kebijakan!
-
Sentuhan Hangat Taruna AKPOL Angkatan 60: Berbagi Ceria dan Sembako di Panti Jompo Solo
-
Penuhi Nazar, Jamaah Haji Asal Kabupaten Semarang ini Jalan Kaki dari Asrama Haji Donohudan Boyolali