SuaraSurakarta.id - Perseteruan dua pengacara Kota Solo yakni Asri Purwanti dengan Zaenal Mustofa nampaknya terus berlanjut.
Asri secara terang-terangan ogah menempuh islah alias berdamai sesuai dengan masukkan Ketua Peradi Solo, Zainal Abidin beberapa hari yang lalu.
"Sudah tidak bisa lagi untuk islah. Karena dia sudah menyerang kehormatan, harkat, dan martabat saya melalui media sosial seperti Youtube, Facebook dan sebagainya," kata Asri kepada awak media, Minggu (2/4/2023) malam.
Asri menjelaskan, dirinya tak bisa menahan amarah setelah Zaenal Mustofa dalam sejumlah channel Youtube menyerangnya secara personal hingga mengarah celaan fisik atau body shaming.
Dalam video yang sudah tersebar di media sosial, Asri mengaku juga dituding sebagai pengikut rezim Presiden Jokowi
Dirinya tak habis pikir dengan sikap rekan seprofesi yang sudah 'diselamatkan' dalam kasus penganiayaan dan perusakan tempat ibadah di Gilingan, Banjarsari, Solo, 2019 silam.
Asri mengaku sengaja tidak mengejar kasus itu karena ingin memberikan kesmepatan kepada Zaenal Mustofa untuk berubah. Namun kasus penyerangan di media sosial beberapa waktu lalu membuat Asri Purwanti tak bisa menahan diri untuk mengambil langkah hukum.
"Biarlah perkara ini berjalan sampai nanti ditemukan keadilan. Dia menghina saya, sama juga menghina seluruh perempuan di Indonesia," ujarnya.
"Untuk itu saya tidak bisa menindaklanjuti permintaan Mas Zainal Abidin untuk berdamai. Proses ini terus berjalan," tambah dia.
Baca Juga: Anak Hotman, Frank Hutapea Hampir Kena Tipu Perusahaan John LBF, Lho Kok Bisa?
Sebelumnya, Asri Purwanti melaporkan Zaenal Mustofa terkait dugaan proses mendapatkan ijazah yang dimanipulasi.
Dimana Nomor Induk Mahasiswa (NIM) yang digunakan Zaenal Mustofa menggunakan milik mahasiswa yang telah drop out dari salah satu universitas terkemuka di wilayah Sukoharjo.
Berbekal NIM tersebut, digunakan untuk pindah ke kampus UNSA. Dari sanalah, ijazah S1 hukum milik Zaenal Mustofa akhirnya keluar.
Tak hanya dalam kasus itu saja, Ketua Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jateng dan Zaenal itu, juga pernah berseteru dalam kasus penganiayaan di sebuah tempat ibadah di Kawasan Banjarsari tahun 2019.
Waktu itu, Asri menjadi korban penganiayaan dan melaporkan rekan sesama pengacaranya itu ke Mapolresta Solo.
Bahkan, Zaenal Mustofa juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan tersebut. Namun, berhasil diselesaikan secara damai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah
-
Gara-gara Dua Mahasiswa Ditangkap Polisi, Aksi Demo di Solo Sempat Memanas
-
Kritik Pedas Mahasiswa untuk Pemerintah: Muak dengan Kondisi Negara, Jengkel dengan Kebijakan!
-
Sentuhan Hangat Taruna AKPOL Angkatan 60: Berbagi Ceria dan Sembako di Panti Jompo Solo
-
Penuhi Nazar, Jamaah Haji Asal Kabupaten Semarang ini Jalan Kaki dari Asrama Haji Donohudan Boyolali