SuaraSurakarta.id - Kombes Pol Iwan Saktiadi resmi menjabat Kapolresta Solo yang ditandai dengan prosesi pedang pora di Mapolresta Solo, Sabtu (22/10/2022).
Iwan menggantikan Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak yang melanjutkan pendidikan di Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat.
Sementara, Iwan sebelumnya menjabat sebagai Dirlantas Polda DIY. Meski demikian, Kapolresta lulusan Akpol 1998 itu bukan sosok baru bagi Kota Solo maupun Polresta Solo.
Sebelum menjabat Dirlantas Polda DIY, Iwan Saktiadi merupakan Wakapolresta Solo pada tahun 2019-2020.
Iwan bahkan sempat sekitar dua minggu bekerja sama dengan Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak sebelum akhirnya berpindah tugas sebagai Dirlantas Polda DIY.
Untuk itu, Kapolresta kelahiran Cilacap, 47 tahun silam itu paham betul dengan karakteristik warga Kota Bengawan.
"Tujuannya sama, kita menciptakan Solo yang majemuk namun tetap anteng tidak ada ruang tidak ada kesempatan tidak ada celah sedikitpun bagi intoleransi radikalisme, premanisme dan kekerasan di Solo," kata Iwan Saktiadi.
Iwan menegaskan siap menerima tongkat estafet beserta kewajiban untuk menjaga kamtibmas kota bengawan sebagaimana yang dilakukan seniornya selama menjadi Kapolresta.
"Saya mempunyai komitmen yang sama dengan beliau (Ade), menjadi supporting pemerintah dalam bidang kamtibmas," paparnya.
Baca Juga: Bripka Dirga Sempat Curiga dengan Paket Coklat, Hendak Mau di Buang Keburu Meledak
Sementara itu, Kombes Pol Ade Simanjuntak mengingatkan agar semuanya tetap berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) Kota Solo sebagaimana saat ia masih memimpin.
"Selama dua tahun ini kita telah sama-sama berjuang menjaga Kota Solo dari gangguan kamtibmas. Jadi pertahankan itu. Jangan sampai setelah saya pergi nanti, saya dengar ada gangguan Kamtibmas di Kota Solo. Terutama gangguan berkaitan radikalisme, intoleransi, premanisme dan lain sebagainya," ujarnya.
Selama dua tahun menjadi Kapolresta Solo, Ade menuturkan banyak suka dan duka yang ia lalui. Apalagi sebelumnya ia juga pernah menjabat sebagai Kasat Lantas Polresta Solo pada tahun 2007 sebelum akhirnya kembali ke kota bengawan sebagai Kapolresta.
"Terima kasih atas bantuan selama ini, mohon maaf apabila ada kata maupun perbuatan yang mungkin menyinggung perasaan. Saya minta bantuan yang saya dapat ini bisa diberikan pula kepada pak Iwan. Saya yakin, adik asuh saya ini mampu menjaga Solo, karena sudah pernah juga bertugas disini," tegas Ade
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Pasbata Duga Ada Operasi Giring Opini Negatif dengan Serangan Terstruktur ke Seskab Teddy
-
Kantor dan Gudang Baru JNE di Solo Perkuat Kapabilitas Digital hingga Dorong Pengembangan UMKM
-
Duh! Gara-gara Harga Aspal Naik, Sejumlah Proyek Jalan di Solo Tertunda
-
Viral Dosen UNS Lecehkan Perempuan di Kereta, Sanksi Cuma dapat Teguran Tertulis?
-
Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi