SuaraSurakarta.id - Indonesia ASEAN Para Games Organizing Commitee (INASPOC) telah menetapkan Solo Techno Park menjadi tempat arena pertandingan cabang olahraga tenis meja ASEAN Para Games (APG) XI 2022 di Solo, pada 30 Juli- 6 Agustus.
Hal itu ditegaskan Sekretaris Jenderal INASPOC Rima Ferdianto.
Solo Techno Park dipilih setelah direkomnedasikan oleh wakil teknis ASEAN Para Sports Federation (APSF) Rachel Ramos yang mengecek lokasi.
Arena tenis meja awalnya dipilih De Tjolomadu Karanganyar, kemudian dipindahkan ke Tirtonadi Convantion Hall, tetapi karena sarana tidak layak, maka dipindah lagi ke Solo Techno Park.
Baca Juga: Tiket Nonton ASEAN Para Games 2022 di Solo Digratiskan, Gibran: Free Kabeh, Penak To
Rima mengatakan dari 14 arena untuk persiapan ASEAN Para Games XI 2022 hanya tenis meja yang dipindahkan ke Solo Techno Park, sedangkan yang lainnya masih dalam renovasi diperkirakan selesai 15 Juli. Dengan demikian, 14 arena itu sudah siap digunakan untuk latihan 16 Juli mendatang.
"Kami akan mengajukan permohonan agar atlet kita dapat mencoba arena pertandingan terlebih dahulu karena Indonesia sebagai tuan rumah harus bisa memanfaatkan hal itu," kata Rima dilansir ANTARA, Selasa (5/7/2022).
14 arena itu adalah Stadion Manahan Solo untuk atletik, GOR FKOR UNS untuk boccia, Lapangan Kota Barat untuk panahan, Tirtonadi Convention Hall untuk judo, Solo Techno Park untuk tenis meja, Hotel Solo Paragon untuk angkat berat, GOR Jati Diri Semarang untuk renang, Manahan Solo untuk tenis lapangan, Hotel Adhiwangsa Solo untuk catur, GOR UNS untuk goalball, Edutorium UMS untuk bulu tangkis, Stadion UNS untuk sepak bola CP, GOR Sritex untuk basket dan GOR UTP untuk voli duduk.
INASPOC memilih Solo Techno Park karena area cukup luas bisa menampung sampai 14 meja tempat pertandingan resmi dan delapan meja untuk pemanasan para atlet tenis meja, menarik dan zona nyaman, tempat parkir luas, dan ruang pendukung yang lengkap.
Solo Techno Park hanya perlu menambah toilet ramah disabilitas dan harus menutup dinding atau jendela kaca agar atlet saat bertanding tidak silau terkena sinar dari luar serta harus menambah lampu.
Baca Juga: Indonesia Bidik 105 Emas Demi Juara Umum ASEAN Para Games 2022
Solo Techno Park juga memenuhi semua kebutuhan tempat tenis meja berstandar Internasional karena memiliki aula utama, ruang latihan, tribun penonton portabel, tribun media, ruang ofisial, dan ruang pertemuan.
Berita Terkait
-
10 Tahun Kepemimpinan Jokowi dan Kepedulian Terhadap Atlet Disabilitas
-
Pelajaran Berharga Leli Marlina di Paralimpiade Paris 2024, Modal Kejar Tiket ke Los Angeles
-
Dilarang Jokowi Buat Beli Barang Mewah, Berapa Bonus Atlet ASEAN Para Games?
-
Kemenpora Carter Pesawat untuk Kepulangan Atlet ASEAN Para Games
-
Sambut Kontingen ASEAN Para Games 2023, Puan Bangga RI Hattrick Juara Umum
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Tewaskan Bocah 12 Tahun, Ini Kronologi Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu
-
Lebaran Kelabu: Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu, Bocah 12 Tahun Meninggal Dunia
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total