SuaraSurakarta.id - Indonesia ASEAN Para Games Organizing Committee (INASPOC) bergerak cepat untuk mencari lokasi baru untuk venue para tenis meja ASEAN Para Games 2022.
Lokasi yang dipilih untuk menggantikan Tirtonadi Sport Hall Solo sebagai venue para tenis meja adalah Solo Techno Park (STP).
"Kita pindah di STP ya. Sudah di fik kan hari ini," terang Ketua INASPOC Gibran Rakabuming Raka, Senin (4/7/2022).
Menurutnya, sudah dilakukan survei, Minggu (3/7/2022) kemari. Karena kemarin itu ketua kontingan pada di Kota Solo semua.
"Sudah disurvei kemarin dan sudah siap. Sudah sesuai persetujuan mereka juga," ungkap Wali Kota Solo ini.
Gibran menjelaskan, pertimbangan STP jadi venue para tennis meja karena lokasinya cukup luas. Lokasinya juga besar, untuk fasilitas pendukungnya juga.
"Gede dan murah, gratis malahan. Fasilitas pendukung pun ada dan paling gede disitu, flooring-nya pun tidak boleh bergelombang," ujar dia.
Memang ada beberapa lokasi alternatif untuk venue para tennis meja setelah Tirtonadi Sport Hall tidak layak.
Ada Diamond Convention Hall Solo, SMK Warga Solo, dan sejumlah lokasi lain.
Baca Juga: Geram Pelecehan Seksual Personel JKT48 yang Disebut di Solo, Gibran: Protesnya ke Saya Semua!
"Diamond tidak jadi, tidak jadi. Kalau di Tirtonadi Sport Hall kurang cocok," sambungnya.
Kalau untuk venue-venue cabang olahraga (cabor) lain tidak masalah dan sudah beres semua. "Sudah fix semua venue yang lain," ucap dia.
Seperti diketahui, venue para tenis meja ASEAN Para Games 2022 kembali dipindah. Ini setelah Tirtonadi Sport Hall tidak layak untuk menggelar para tennis meja.
Karena fasilitas pendukung kurang, seperti ruang doping, kesehatan, atau ruang panitia pelaksana (panpel).
"Sangat minim tempatnya di sana, kalau pun ada jauh. Di sana itu murni untuk tempat tanding dan tidak ada ruang buat latihan," tutur Sekjen National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Rima Ferdianto.
Sebelum di Tirtonadi Sport Hall, venue para tennis meja akan digelar di De'Tjolomadu Karanganyar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026
-
Masa Demo di Depan Rumah Jokowi, Serahkan Surat Peringatan dan Plakat Bertuliskan Filosofi Jawa