SuaraSurakarta.id - Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengimbau panitia kurban di berbagai masjid di daerah itu mengantar daging kurban pada Idul Adha mendatang secara langsung ke rumah-rumah warga untuk menghindari kerumunan.
"Saya menyarankan agar daging dikirim ke rumah, jangan ngumpul di masjid biar tidak ada kerumunan," kata Gibran dikutip dari ANTARA di Solo, Jawa Tengah, Senin (5/7/2022).
Terkait dengan hal itu, katanya, Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta sudah menyusun panitia penyembelihan hewan kurban.
"Itu sudah diatur sama Kemenag," katanya.
Selain itu, pada perayaan Idul Adha mendatang, pihaknya memberikan pelonggaran seperti halnya saat Idul Fitri lalu.
"Monggo silakan, tetap normal saja. Boleh shalat di lapangan, di jalan, ada beberapa jalan yang ditutup. Masjid juga boleh," katanya.
Ia mengatakan sejauh ini belum ada pembatasan aktivitas masyarakat selama perayaan Idul Adha tersebut.
Meski demikian, hingga saat ini pihaknya masih menunggu instruksi Menteri Dalam Negeri terkait dengan aturan perayaan Idul Adha.
"Ini bukan lebih longgar, sama saja. Pokoke belum ada pembatasan. Yang pasti kalau daging diantar ke rumah masing-masing lebih aman," katanya.
Baca Juga: Geram Pelecehan Seksual Personel JKT48 yang Disebut di Solo, Gibran: Protesnya ke Saya Semua!
Pada Minggu depan, pihaknya juga akan meliburkan penyelenggaraan car free day (CFD) atau hari bebas kendaraan bermotor mengingat penyembelihan hewan kurban akan dilakukan pada Minggu (10/7).
"CFD diliburkan dulu, nantinya aksesnya terganggu kalau ada CFD. Apalagi nanti lapangan parkir Sriwedari sepertinya juga akan dipakai untuk shalat," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kantor dan Gudang Baru JNE di Solo Perkuat Kapabilitas Digital hingga Dorong Pengembangan UMKM
-
Duh! Gara-gara Harga Aspal Naik, Sejumlah Proyek Jalan di Solo Tertunda
-
Viral Dosen UNS Lecehkan Perempuan di Kereta, Sanksi Cuma dapat Teguran Tertulis?
-
Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi
-
Dari Dapur MBG, Santri Yatim Ini Bisa Menopang Ekonomi Keluarga