SuaraSurakarta.id - GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo ditunjuk sebagai Raja Mangkunegaran yang baru. Namun, penunjukan Bhre itu bakal memunculkan polemik baru di kerajaan mataram tersebut.
Menyadur dari Timlo.net jaringan Suara.com, Budayawan Solo, R Surojo menyebut, penetapan Mangkunegara X harus melalui proses musyawarah yang mufakat dari keluarga inti.
Menurutnya, penetapan yang grusa-grusu bisa menimbulkan masalah baru. Mengingat, saat ini ada sejumlah calon yang juga memiliki peluang untuk menduduki tahta Mangkunegaran.
Dirinya juga sempat menyinggung perihal statement yang pernah dikeluarkan GPH Puger beberapa waktu lalu. Bahwa, seorang Raja Mataram ataupun adipati haruslah muslim.
“Jika tidak, mereka harus mualaf dahulu. Karena Kerajaan Mataram sendiri adalah Kerjaan Mataram Islam. Sepanjang itu dilakukan tidak masalah,” kata Surojo.
Selain itu, lanjutnya, seharusnya penetapan penguasa Pura Mangkunegaran sudah ditetapkan pasca 100 meninggalnya Mangkunegara IX. Dia mempertanyakan, kenapa hal itu baru dilakukan saat ini.
“Ada apa ini? Harusnya 100 hari setelah meninggalnya Mangkunegara IX sudah ada pengganti. Kenapa baru saat ini?” ungkapnya.
Seperti diketahui, GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo ditunjuk sebagai penerus Mangkunegara IX. Rencananya, penobatan atau Jumenengan Dalem akan dilaksanakan pada tanggal 12 Maret 2022 mendatang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ini Program Wali Kota Solo untuk Mengentaskan Angka Pengangguran dan Kemiskinan
-
Tangisan Driver Ojol Penghasilannya Turun Drastis, Dulu Bisa Rp300 Ribu Per Hari, Sekarang Sulit
-
Angka Pengangguran di Kota Solo Lebih Tinggi dari Daerah di Soloraya, Capai 13,5 Ribu Jiwa
-
Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam
-
Kejagung Tinjau Masjid Sriwedari Solo yang Mangkrak sejak 2021, Pembangunan Bakal Dilanjutkan?