SuaraSurakarta.id - SMA Warga Solo terpaksa menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) sementara.
Hal itu setelah 12 siswa dan guru dinyatakan positif Covid-19, Rabu (25/1/2022). Selain menghentukan PTM, SMA Warga Solo juga lockdown terhitung sejak tanggal 26 Januari hingga 14 hari ke depan.
"Kita ambil tindakan menghentikan PTM dan sekolah ditutup (lockdown) untuk dilakukan penyemprotan," kata Kepala SMA Warga Solo, Purwoto melansir Timlo.net--jaringan Suara.com, Kamis (27/1/2022).
Purwoto memaparkan, awalnya, para siswa dan guru mengikuti kegiatan sekolah di Boyolali yakni pembuatan video untuk lomba, akhir pekan kemarin.
Namun setelah acara berakhir, terdapat salah satu guru laki-laki bergejala demam dan pusing memeriksakan diri ke rumah sakit.
“Kami pada Senin pagi dapat kabar dari petugas Puskesmas Purwodiningratan jika satu guru yang sebelumnya jalani PCR dinyatakan positif,” kata dia.
Usai kejadian itu, kata dia, Puskesmas Purwodiningratan melakukan tracking pada siswa dan guru kontrak erat. Alhasil, ada delapan siswa dan tiga guru dan dua tenaga pendidik untuk dilakukan tes PCR di RSUD Bung Karno pada Selasa (25/1/2022) pukul 08.00 WIB.
“DKK (Dinas Kesehatan Kota) menyatakan hasil tes PCR tersebut keluar pukul 20.30 WIB menyatakan 11 orang positif. Satu guru negatif,” kata dia.
Ia mengatakan dengan demikian total ada 12 siswa dan guru positif dengan perincian dua guru, dua tenaga pendidik, delapan siswa. Untuk satu guru menjalani isolasi di RS Indrianti Sukoharjo.
Baca Juga: Pemkot Surakarta Kebut Tangani Kawasan Kumuh, Gibran: Tahun 2022 Hingga 2024 Kita Bebaskan
“Untuk delapan siswa positif semua tanpa gejala jalani isolasi di rumah," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Jokowi Akhirnya Buka Suara Soal SP3 Kasus Ijazah Palsu: Semuanya Sudah Clear!
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Warga Gembira, Prabowo Bangun Lagi Jembatan Penghubung Klaten-Yogya yang Sempat Hanyut
-
Suami Depresi, Ibu Buruh Tani Bangga Anaknya Kini Bisa Belajar Gratis di Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Bantu Nenek Antar Anak Asuh Yatim Piatu Kejar Cita-cita Jadi Tentara