Bus Low Deck Monocoque atau bus khusus difabel yang sedang diuji cobakan di Kota Solo. [Suara.com/Ari Welianto]
Sementara itu perwakilan Tim Advokasi Difabel, Hermin Yuni Astuti menambahkan jika bus ini sudah 80 persen untuk memenuhi kebutuhan bagi kaum difabel.
Masih ada kekurangan yang perlu dibenahi sebelum benar-benar beroperasi. Itu terkait pengguna kursi roda, di pintu keluar masuk harus memutar. Butuh ruangan lebih besar, itu masih kurang.
"Ada beberapa yang perlu diperbaiki. Kalau nyaman, ini sudah nyaman," ucapnya.
Untuk masyarakat yang tuna netra sudah ada suara untuk membantu. Bagi yang tuli sudah ada running text jadi tahu tujuannya ke mana.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
Terkini
-
Lebaran Penuh Berkah: 5 Destinasi Wisata Religi di Solo yang Menyejukkan Hati
-
Ini 5 Wisata Malam Solo untuk Nikmati Lebaran Idul Fitri
-
10 Kuliner Khas Solo Raya yang Bisa Jadi Rujukan Pemudik Lebaran 2026
-
Idulfitri 2026 di Solo, Ini Panduan Lengkap Salat Id dan Tradisi Khas Kota Budaya
-
Kecelakaan Tragis Klaten, 5 Fakta Pemudik ASN Tewas Hanya 1 Km dari Rumah