SuaraSurakarta.id - Ratusan kendaraan dinas baik roda dua atau roda empat milik Pemerintah Kota (Pemkot) Solo sudah mulai dikandangkan.
Pengandangan kendaraan dinas ini sebagai antisipasi agar tidak dipakai untuk mudik atau bepergian Aparatur Sipil Negara (ASN) saat libur tahun baru.
Untuk pengandangan dilakukan di area parkir halaman Balai Kota Solo.
"Biar tidak dipakai untuk mudik, jadi dikandangkan. Ini sudah mulai dikandangkan," terang Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat ditemui, Kamis (30/12/2021).
Gibran dengan tegas melarang ASN untuk mudik atau bepergian ke luar kota saat libur tahun baru. Sehingga selama libur tahun semua kendaraan di kandangkan.
"Jangan mudik, jangan ke luar kota. Jangan bepergian ke tempat lain yang tidak ada hubungannya dengan kerjaan selama tahun baru," tandas dia.
Kendaraan dinas tersebut akan dikandangkan selama libur tahun baru atau sampai awal tahun.
"Pokoknya selama liburan kendaraan dinas dikandangkan," ungkapnya.
Sanksi indisipliner bagi ASN yang ketahuan melakukan perjalanan liburan atau mudik pada momen libur tahun baru akan diberikan.
Baca Juga: Persis Solo Masuk Final Liga 2 dan Promosi Liga 1, Permintaan Jersey Naik 100%
Putra sulung Presiden Jokowi ini berharap agar ASN tidak melanggar regulasi tersebut karena pengawasan akan dilakukan dengan ketat.
Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Ahyani mengatakan pengandangan kendaraan dinas ini juga untuk monitoring terhadap aset pemerintah.
Hal ini, jelasnya, sudah dilakukan rutin setiap tahun, hanya kali ini bertepatan dengan momen libur tahun baru 2022.
"Ini Sebenarnya sudah rutin setiap tahun, tapi kali ini bertepatan dengan tahun baru. Ini semua kendaraan dinas," sambung dia.
"Ya, bisa juga biar tidak mudik, tapi ini memang untuk monitoring. Aset kan butuh pemeliharaan," papar dia.
Ahyani menambahkan, nanti juga akan diketahui kendaraan dinas apakah masih layak atau tidak.
"Kita akan tahu kendaraan dinas apakah masih layak atau tidak," pungkasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Ini Respons Jokowi Soal Gugatan Melarang Keluarga Presiden-Wapres Maju Pilpres
-
Safari Ramadan ke Ponpes Abuya Muhtadi, Kaesang Pangarep Bawa Salam Jokowi dari Solo
-
7 Fakta Viral Ayah Aniaya Anak di Sragen, Alasannya Bikin Publik Marah!
-
Disebut Terima Dana Hibah Keraton Solo, Kubu Tedjowulan: Di mana Letak Kesalahannya?
-
Jadwal Imsakiyah dan Waktu Salat di Surakarta 27 Februari 2026: Jangan Sampai Terlambat Sahur!