SuaraSurakarta.id - Lolos dari Liga 2 dan Promosi ke Liga 1 menjadi tujuan utama Persis Solo. Namun, hal itu tak mudah diraih oleh laskar samber nyawa.
Klub milik Kaesang Pangarep itu melewati berbagai isu tak sedap, hingga performa permainan yang naik turun. Persis Solo pun akhirnya lolos ke final dan promosi ke liga kasta tertinggi.
Menyadur dari Solopos.com, Persis Solo memastikan diri promosi ke Liga 1 musim depan. Hal itu terjadi setelah mereka mengalahkan Martapura Dewa United pada babak semifinal Liga 2 2021.
Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Senin (27/12/2021) malam WIB, Persis menang dengan skor tipis 2-1. Persis tertinggal lebih dulu lewat gol cepat Slamet Budiono. Namun, Persis bisa membalikkan kedudukan lewat Alberto Goncalves dan Fabiano Beltrame.
Sebelum melenggang ke babak final, Persis Solo memiliki perjalanan yang cukup berliku di pentas Liga 2 musim ini. Laskar Sambernyawa tergabung di Grup C Liga 2 bersama dengan PSCS Cilacap, Persijap Jepara, Hizbul Wathan FC, PSIM Jogja, dan PSG Pati.
Putaran Pertama
Persis mengawali kampanye di Liga 2 2021 dengan kemenangan 2-0 atas PSG Pati. Dua gol kemenangan Persis dilesakkan oleh Alberto Goncalves dan Eky Taufik. Setelah itu, tim polesak Eko Purdjianto itu bermain imbang 1-1 melawan Persijap Jepara.
Lagi-lagi hasil imbang kembali diraih Fabiano Beltrame dkk. Kali ini, mereka imbang tanpa gol melawan PSIM Jogja dalam laga bertajuk Derbi Mataram. Dua kali imbang secara beruntun ini membuat pendukung Persis tak puas.
Setelah itu, Persis berhasil memenangi dua laga sisa di putaran pertama yakni mengalahkan Hizbul Wathan FC dengan skor 2-1 dan menaklukkan PSCS Cilacap dengan skor 2-0. Hasil itu membuat Persis menduduki puncak klasemen sementara.
Baca Juga: Jelang Pertandingan, Persis Solo Bertekad Kalahkan Dewa United dan Melaju ke Final Liga 2
Putaran Kedua
PSG Pati kembali menjadi tantangan Persis Solo di laga perdana. Kedua tim awalnya bermain imbang dengan skor 1-1. Namun, laga ini berubah menjadi kemenangan Persis Solo setelah PSG Pati dihukum kalah WO oleh Komdis PSSI karena memainkan pemain tak sah yakni I Gede Sukada yang masih dalam masa larangan bermain.
Laskar Sambernyawa kemudian mampu menang besar kala menghadapi Persijap Jepara. Mereka menang dengan skor 5-2. Tapi setelah itu, Persis justru tersungkur ketika menghadapi sang rival, PSIM Jogja, dengan skor 0-1.
Persis kemudian kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan HWFC dengan skor 3-1. Kemenangan ini sudah cukup mengantarkan Persis ke babak delapan besar sebagai juara Grup C. Walaupun di laga pamungkas, Persis takluk dengan skor 1-2 dari PSCS Cilacap. Selain Persis, PSIM juga lolos ke babak delapan besar sebagai runner up grup.
Babak 8 Besar
Di babak ini, Persis tergabung di Grup X bersama RANS Cilegon FC, Sriwijaya FC, dan Persiba Balikpapan. Di fase ini persaingan ketat terjadi. Persis bahkan menelan kekalahan di laga perdana saat berjumpa RANS Cilegon FC. Persis kalah dengan skor 3-4.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ini Program Wali Kota Solo untuk Mengentaskan Angka Pengangguran dan Kemiskinan
-
Tangisan Driver Ojol Penghasilannya Turun Drastis, Dulu Bisa Rp300 Ribu Per Hari, Sekarang Sulit
-
Angka Pengangguran di Kota Solo Lebih Tinggi dari Daerah di Soloraya, Capai 13,5 Ribu Jiwa
-
Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam
-
Kejagung Tinjau Masjid Sriwedari Solo yang Mangkrak sejak 2021, Pembangunan Bakal Dilanjutkan?