SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ikut memantau langsung rencana aksi reuni alumni 212 di Plaza Manahan Solo, Kamis (2/12/2021) siang.
Gibran tiba di lokasi sekitar pukul 12.45 WIB dengan menggunakan mobil dinas Innova AD 1 A warna putih.
Tiba di lokasi, putra sulung Presiden Jokowi ini disambut langsung Kapolresta Solo, Kombes Ade Safri Simanjuntak.
Di area Plaza Manahan tampak pagar blokade yang pasang Polresta dan Satpol PP. Tidak banyak masa di lokasi tersebut, hanya ada beberapa orang berpakaian jubah putih di sekitar patung Soekarno.
Gibran meminta kepada masyarakat untuk menghindari kerumunan yang berpotensi menimbulkan penularan Covid-19.
"Kita hindari kerumunan-kerumunan dulu. Ini untuk mengantisipasi Covid-19," terang Gibran, Kamis (2/12/2021).
Gibran sudah sudah berkoordinasi dengan Kapolresta sejak kemarin untuk mengantisipasi adanya kerumunan di masa pandemi Covid-19 ini.
"Jangan kumpul-kumpul dulu pokoknya. Kita tahan dulu," ungkapnya.
Aparat kepolisian sendiri telah memperketat pengamanan dengan melakukan penyekatan di wilayah perbatasan. Ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah massa masuk ke Solo.
"Ada 700 personel disiagakan. Untuk penyekatan kita lakukan di enam pintu masuk Kota Solo," ujar Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak.
Baca Juga: Persekat Tegal Kandas, Persis Solo Jadi Satu-satunya Wakil Jateng di 8 Besar Liga 2
Dalam pengamanan ini, Kepolisian dibantu personel TNI dan Satbrimob Polda Jateng.
Juga dilakukan berkoordinasi dengan Kapolres di wilayah Solo Raya untuk membantu melakukan penyekatan massa Reuni 212.
" Kita tidak berikan izin, panitia juga tidak mendapatkan rekomendasi dari Satgas Gugus Tugas Kota Solo untuk melaksanakan giat reuni 212 di Solo," tandas dia.
Menurutnya, situasi pandemi dan tambahan angka kasus positif harian covid-19 dalam tiga minggu berturut-turut jadi pertimbangan.
"Kita juga antisipasi penyebaran virus corona varian baru omicorn," pungkasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Jadwal Waktu Buka Puasa 27 Februari 2026 dI Kota Solo, Lengkap dengan Bacaan Doa
-
Ini Respons Jokowi Soal Gugatan Melarang Keluarga Presiden-Wapres Maju Pilpres
-
Safari Ramadan ke Ponpes Abuya Muhtadi, Kaesang Pangarep Bawa Salam Jokowi dari Solo
-
7 Fakta Viral Ayah Aniaya Anak di Sragen, Alasannya Bikin Publik Marah!
-
Disebut Terima Dana Hibah Keraton Solo, Kubu Tedjowulan: Di mana Letak Kesalahannya?