SuaraSurakarta.id - Organisasi masyarakat (Ormas) Tikus Pithi Hanata Baris mendeklarasikan sebagai partai politik.
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menanggapi deklarasi partai yang mengusung mantan rivalnya pada saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surakarta 2020, yakni Partai Kedaulatan Rakyat (PKR).
"Ya, selamat, saya malah baru tahu," kata Gibran Rakabuming Raka di Solo, Kamis (28/10/2021).
Menurut dia, deklarasi partai tersebut merupakan bagian dari demokrasi sehingga perlu diapresiasi.
Meski demikian, Gibran mengatakan tidak ada pesan khusus yang ingin disampaikan kepada pengurus Partai Kedaulatan Rakyat.
Menyinggung soal hubungan dengan mantan lawannya saat pilkada tersebut, dia mengakui tidak mengenal secara khusus.
"Kenal gur pas debat (hanya saat debat)," katanya.
Ia juga mengaku tidak dititipi visi dan misi dari pasangan Bagyo Wahyono dan F.X. Supardjo tersebut.
"Enggak ada perintah dari Pak Bajo. Ndak ada (program) yang dititipkan juga," katanya.
Baca Juga: Saingi Puan Maharani! Ketua Ormas Ini Juga Pasang Baliho hingga ke Papua Barat
Sementara itu, ormas Tikus Pithi Hanata Baris mendeklarasikan PKR di Solo, Kamis (28/10/2021) siang.
Ketua Umum PKR Tuntas Subagyo mengatakan bahwa keputusan membentuk partai kali ini merupakan upaya untuk memuluskan langkah di dunia perpolitikan.
Bahkan, kata dia, saat ini kader PKR telah terbentuk di 19 provinsi di Indonesia.
"Kami targetkan akhir tahun ini seluruh kader PKR terbentuk di 34 provinsi di Indonesia. Kota Solo dipilih untuk deklarasi karena di Solo merupakan titik mulai kebangkitan Tikus Pithi," katanya.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei