SuaraSurakarta.id - Baliho bergambar Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani nampaknya tak sendirian tersebar di berbagai wilayah.
Salah satu 'pesaing' datang dari ketua organisasi masyarakat (ormas) Tikus Pithi Hanata Baris (TPHB), Tuntas Subagyo,
Tak tanggung-tanggung, baliho bergambar sosok pria mengenakan baju serba hitam plus kacamata hitam itu ala Bung Karno tersebut dipasang di wilayah Jogja, Jawa Timur (Jatim), Sulawesi Selatan (Sulsel), Papua, dan Papua Barat.
Sebagai pengingat, ormas Tikus Pithi Hanata Baris sebelumnya mengusung Bagyo Wahyono dan FX Supardjo (Bajo) dalam Pilkada Kota Solo 2020.
Namun, pasangan itu tumbang dari duet Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa yang akhirnya menjabat sebagai orang nomor satu dan dua di Kota Bengawan hingga saat ini.
Pembina Yayasan Surya Nuswantara (YSN) Wilayah Kerja Solo, F.X. Supardjo, menjelaskan, pemasangan baliho Tuntas Subagyo berukuran besar secara serentak baru tahun ini dilakukan. Tahun-tahun sebelumnya Tikus Pithi Hanata Baris hanya memasang spanduk.
“Baliho yang dipasang ucapan HUT ke 76 Kemerdekaan RI,” ujar dia seperti diwartakan Solopos.com--jaringan Suara.com, Kamis (19/8/2021)
Supardjo mengatakan pemasangan baliho Tuntas Subagyo di enam wilayah itu dilakukan karena sudah ada pengurus dan anggota Tikus Pithi di daerah tersebut. Dengan pemasangan baliho diharapkan organisasi Tikus Pithi semakin dikenal masyarakat.
“Selain untuk memeriahkan HUT ke 76 Kemerdekaan RI, juga agar Tikus Pithi semakin dikenal, termasuk ketuanya Mas Tuntas. Yang jelas nantinya YSN ini bisa diluncurkan, selama ini baru untuk perekrutan struktural,” kata dia.
Baca Juga: Sindir Novel Bamukmin-Anies Baswedan Capres 2024, Ketua LKAB: Presiden Petamburan!
Selain itu Supardjo mengakui ada target politik yang ingin dicapai organisasi dengan pemasangan spanduk di enam wilayah di Tanah Air. Target tersebut yaitu menjadikan Panji-Panji Hati sebagai partai politik (parpol) resmi.
“Ada arah ke politik. Memang kami nantinya khususnya yang ormas Panji-Panji Hati akan berpolitik. Ormas kami akan membentuk menjadi partai politik dengan nama Partai Kedaulatan Rakyat [PKR]. Ini arah kami ke depan,” terang dia.
Untuk mendukung pembentukan parpol PKR menurut Supardjo organisasinya terus menggalang dukungan dari masyarakat. Targetnya bisa segera dibentuk kepengurusan organisasi di sebanyak mungkin daerah di Tanah Air.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan
-
Viral Terduga Pencuri di Klaten Tertangkap Warga dan Diikat di Tiang Listrik
-
Pers Soloraya Protes Pernyataan 'Londo Ireng', Nilai Rugikan Profesi Wartawan
-
BRI Genjot Transformasi Digital, Merchant Berkembang dan Transaksi QRIS Melesat
-
BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove