SuaraSurakarta.id - Kasus pembunuhan terhadap Haji Jaeni terungkap. Pelakunya Boni (45), warga Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Pembunuhan terhadap pedagang sekoteng tersebut terjadi pada 17 Juli 2021. Boni kabur sejak 28 Agustus 2021. Dia ditangkap di Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Banten, pada 28 Agustus 2021, sekitar jam 13.00 WIB.
Sebelum membunuh Haji Jaeni, Boni mabuk minuman keras. Hari itu, mereka sama-sama mengendarai sepeda motor dan berpapasan di salah satu gang sempit. Terjadilah cekcok.
Boni pulang ke rumah, tetapi kembali lagi mencari Haji Jaeni dengan membawa samurai. Dia menganiaya Haji Jaelani sampai meninggal dunia. Boni kabur.
Pada waktu ditangkap polisi, kata AKBP Zainal Abidin, Boni melawan petugas. Kakinya pun ditembak.
Polisi juga sudah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya samurai milik Boni dan pakaian milik Haji Jalenai yang sudah bersimbah darah.
Polisi menggunakan Pasal 340 KUHP dan Pasal 351 ayat 3 tentang pembunuhan berencana atau penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Ancaman hukuman 20 tahun penjara. [Sukabumiupdate]
Berita Terkait
-
Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak
-
Kronologi Sadis Suami Siri di Madiun Bunuh dan Giling Jasad Ibu-Anak Asal Bogor Lalu Dibakar
-
Polisi Tangkap Pembunuh Ibu-Anak di Madiun, Jasad Korban Digiling Pakai Mesin Daging
-
Diintai 2 Bulan, Detik-detik Pembunuhan Wakil Rektor ITB Indonesia di Tangan Kuli Bangunan
-
22 Tahun Berlalu, Aktivis Tetap Tuntut Keadilan untuk Munir
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi
-
Undangan Sudah Diterima, Jokowi dan Ajudan Tegaskan Bakal Hadir Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo
-
Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'
-
Refleksi 100 Tahun Sumpah Pemuda, GSI Kumpulkan Ratusan Anak Muda Lintas Organisasi di Kota Solo
-
Demo di Rumah Jokowi, Massa Bawa Spanduk Gibran 'Anak Haram Konstitusi' Tuntut Mundur dari Wapres