SuaraSurakarta.id - Banyaknya pasien Covid-19 yang tak tertib saat menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah membuat Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka murka.
Putra sulung Presiden Joko Widodo itu bahkan menyebut masih ada warga yang isoman, namun asyik wedangan keluar.
“Saya lihat ada warga Isoman tidak tertib. Masih banyak ditemukan keluar pergi wedangan,” ujar Gibran dilansir Timlo.net--jaringan Suara.com, Jumat (8/7/2021).
Gibran menegaskan hal itu tidak boleh terulang karena dapat menulari orang lain dan mengakibatkan kasus Covid-19 Solo bertambah.
Dia memaparkan, banyak yang Isoman merasa dirinya sudah sehat, padahal masih sakit dan berpotensi menulari orang lain.
“Kita perketat lagi Isoman agar tidak keluyuran lagi,” tegasnya.
Pemkot Solo, telah menyiapkan lokasi isolasi terpusat khusus buat ibu hamil. Diakuinya, kondisi Bed Occupancy Rate (BOR) di RS rujukan Covid-19 Solo mencapai 90 persen.
“Isolasi terpusat ibu hamil kita siapkan, intinya yang paling urgen sekarang memisahkan yang sehat dengan yang sakit,” paparnya.
Ia pun telah memanggil kepala rumah sakit agar menambah bed (tempat tidur pasien). Hal itu dilakukan setelah Solo Technopark dan SDN Cemara Dua yang dijadikan tempat isolasi terpusat sudah penuh,
Baca Juga: Wabah Covid-19 Buat Sistem Kesehatan Tunisia Ambruk, Kemenkes: Kami Dalam Situasi Bencana
“Makanya kita tambahi delapan lokasi isolasi baru. Kami memastikan semua lokasi karantina terpusat layak digunakan dan toiletnya bersih dan bagus semua,” kata Gibran.
Ia menegaskan, dalam membuat lokasi karantina harus benar-benar layak sehingga mereka bisa cepat sembuh. Pemkot optimistis kasus Corona di Solo bisa diatasi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Kantor dan Gudang Baru JNE di Solo Perkuat Kapabilitas Digital hingga Dorong Pengembangan UMKM
-
Duh! Gara-gara Harga Aspal Naik, Sejumlah Proyek Jalan di Solo Tertunda
-
Viral Dosen UNS Lecehkan Perempuan di Kereta, Sanksi Cuma dapat Teguran Tertulis?
-
Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi
-
Dari Dapur MBG, Santri Yatim Ini Bisa Menopang Ekonomi Keluarga