SuaraSurakarta.id - Aksi bejat dilakukan seorang ayah terhadap anak tiri di Kabupaten Klaten. Ia dan teman-temannya dengan tega setubuhi anak kandung dari istrinya.
Ia adalah PD alias IB, 46, warga Klaten yang tega setubuhi anakyang masih di bawah umur secara berulang kali sejak tahun 2018 hingga Maret 2021.
Dilansir dari Solopos.com, aksi bejat yang dilakukan seorang ayah di Klaten, PD ke anak tirinya, RS, itu terjadi kali pertama di tahun 2018. Sebelum kejadian memilukan itu, ibu korban yang sudah cerai dengan suami pertamanya memutuskan menikah dengan PD di tahun 2005.
Dalam perjalannya, bahtera rumah tangga yang dijalin PD dengan ibu korban berjalan tak harmonis. Penyebabnya, PD dianggap memiliki wanita idaman lain (WIL).
Sepanjang ikut ibu kandung dan ayah tirinya itu, RS ternyata sering tidur bersama dengan PD. Di saat itu, PD diyakini sudah memiliki perilaku seks yang menyimpang. Diam-diam, PD ternyata menyimpan hasrat ingin menggauli anak tirinya, RS.
PD mengaku tertarik menyetubuhi anak kandung dari istrinya itu karena sering tidur bersama. PD menyetubuhi anaknya sejak RS duduk di bangku kelas V SD (saat RS berusia sekitar 10 tahun). Setiap kali melampiaskan hasrat seksualnya, PD selalu mengancam RS akan dibunuh jika melakukan perlawanan atau penolakan.
Di bawah tekanan, RS tak berdaya menolak ajakan PD. Aksi bejat ayah setubuhi anak tiri itu dimulai tahun 2018 dan kali terakhir dilakukan PD di rumahnya di Klaten, 21 Maret 2021.
Selain memiliki penyimpangan perilaku seks, PD juga senang berjudi. Dalam berjudi, PD sering menjadikan rumahnya sebagai lokasi menggelar judi. Di kesempatan itu, PD sering mengajak teman-temannya datang ke rumahnya untuk bermain judi.
Disetubuhi Teman Ayah
Baca Juga: Awas! BMKG Prediksi Hujan Lebat Berpotensi Terjadi di Jawa Tengah
Di antara teman PD itu, yakni RI alias GB, 38, warga Klaten dan AA alias DD, 32, warga Klaten. Keduanya juga diketahui ikut menyetubuhi RS saat korban meminta pertolongan kepada keduanya. Unit IV PPA Satreskrim Polres Klaten menerima laporan RS disetubuhi AA alias DD, Minggu (18/4/2021) pukul 20.30 WIB.
Memperoleh laporan itu, tim Satreskrim yang terdiri dari Resmob dan unit PPA langsung menangkap pelaku AA alias DD di rumahnya di Klaten, Senin (20/4/2021) pukul 01.00 WIB. Barang bukti yang disita berupa satu ponsel, dua setel pakaian milik tersangka, satu setel pakaian milik korban.
"Berawal dari penangkapan AA alias DD itu. Kasus ini mengembang ke RI alias GB dan PD alias IB. Salah seorang tersangka itu diketahui ayah tirinya [PD]," kata Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Andriansyah Rithas Hasibuan, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu, saat ditemui wartawan di Mapolres Klaten, Selasa (4/5/2021).
Andriansyah mengatakan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya ketiga tersangka harus mendekam di sel tahanan Mapolres Klaten (PD alias IB, RI alias GB, dan AA alias DD). Para tersangka dijerat Pasal 81 ayat 3 UU No. 35/2014 tentang Perlindungan Anak.
"Ancaman hukumannya 15 tahun penjara atau denda paling banyak Rp5 miliar," kata Andriansyah Rithas Hasibuan.
Menurut pengakuan PD alias IB yang menjadi ayah tiri dari RS, dirinya mengaku khilaf. PD mulai tertarik ingin menyetubui anak tirinya karena sering tidur bareng di waktu sebelumnya. "Saya hanya ngagar-agari[mengancam membunuh korban jika tak bersedia melakukan persetubuhan]," kata PD alias IB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Warga Solo Merapat! Grebeg Besar Karaton Kasunanan Surakarta Sambil Cek Kesehatan Gratis
-
Patroli Gabungan Malam Takbiran, 27 Motor Berknalpot Brong Diamankan di Joglo Solo
-
Pengembangan Kasus Gatsu: Pelaku RAT Ternyata Juga Beraksi di Pasar Kliwon hingga Solo Baru
-
Minta Jokowi Jadi Saksi Proyek Satelit Kemhan, Tim Hukum Leonardi Sambangi Rumah di Solo
-
Tanpa Ampun! Gerak Cepat Satreskrim Polresta Solo Tangkap Dua Pelaku Pembacokan