SuaraSurakarta.id - Raja legendaris Keraton Kasunanan Surakarta, Pakubuwono X bakal menjadi nama masjid di Taman Sriwedari, Solo.
Hal tersebut ditegaskan Wakil Sekretaris Panitia Pembangunan Masjid Sriwedari, Farid Sunarto dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com.
“Perlu saya sampaikan, masjid Taman Sriwedari ini oleh Pak Wali Kota (FX Hadi Rudyatmo) sudah dinamai Masjid Pakubuwono X Sriwedari Solo. Pak Rudy sudah memberikan nama masjid dengan nama itu. Mudah-mudahan bisa selesai sesuai target panitia," kata Farid.
Hingga saat ini, pembangunan Masjid Taman Sriwedari Solo telah mencapai 80 persen pada pertengahan Februari ini.
Panitia menargetkan masjid tersebut bisa kelar dan bisa digunakan oleh masyarakat untuk beribadah pada pertengahan 2021 ini. Namun demikian hal itu tergantung pada ketersediaan dana.
Seperti diketahui pembangunan masjid direncanakan menelan dana Rp165 miliar. Dana itu berasal dari gotong royong sejumlah sumber, termasuk program corporate social responsibility (CSR) dan sumbangan masyarakat.
Pengerjaan bagian konstruksi masjid di kompleks Taman Sriwedari itu sudah 100 persen. PT Wika selaku pelaksana pembangunan saat inni tinggal menyelesaikan pekerjaan finishing seperti interior dan kelistrikan.
Farid mengatakan kontrak pembangunan dengan PT Wika sudah diperpanjang. Perpanjangan kontrak tersebut mencukupi untuk penyelesaian pembangunan hingga masa kepemimpinan Wali Kota baru Solo nanti.
“Masih beberapa waktu, sudah mengakomodasi Wali Kota baru. Masih cukup lama,” katanya.
Baca Juga: Flyover Purwosari Tuntas, Solo Sudah Membidik 2 Mega Proyek Lain
Tahapan dan target pembangunan masjid tersebut juga sudah disampaikan oleh Wawali Solo Achmad Purnomo kepada Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa selaku calon wali kota dan wakil wali kota terpilih.
Farid optimistis duet baru kepemimpinan Solo akan menyelesaikan pembangunan masjid yang akan menjadi ikon baru dan kebanggaan warga Kota Bengawan itu. Apalagi Teguh juga masuk dalam kepanitiaan pembangunan masjid saat ini sebagai salah satu ketua panitia.
“Saya punya keyakinan wali kota baru sudah tahu posisi Masjid Sriwedari. Apalagi Wawali baru merupakan salah satu ketua panitia, bukan ketum,” ujar Farid.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026
-
Masa Demo di Depan Rumah Jokowi, Serahkan Surat Peringatan dan Plakat Bertuliskan Filosofi Jawa