SuaraSurakarta.id - Kabupaten Boyolali bakal memiliki stadion dengan kualitas rumput berstandar Internasional. Dengan Stadion Kebo Giro diharapkan bisa meningkatkan prestasi sepak bola di Kabupaten yang terkenal dengan produksi susu itu.
Pemerintah Kabupaten Boyolali telah menyiapkan anggaran sebesar Rp12 miliar untuk tahap akhir pembangunan lapangan sepak bola yang berada di Desa Paras, Kecamatan Cepogo.
"Pembangunan Stadion Kebo Giro di Cepogo Boyolali, pada tahun ini, tahap akhir dengan disediakan anggaran melalui APBD Boyolali senilai Rp12 miliar," kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Boyolali, Susilo Hartono dilansir dari ANTARA, di Boyolali, Minggu (31/1/2021).
Susilo Hartono mengatakan pembangunan lapangan sepak bola Stadion Kebo Giro tersebut terbagi empat tahap sejak 2018 hingga 2021. Tahap terakhir ini, dana diambil dari APBD 2021 sebanyak Rp12 miliar. Pembangunan stadion itu diperkirakan akan menghabiskan dana total sekitar Rp30 miliar.
Menurut Susilo anggaran Rp12 miliar tahun ini, rencana untuk pembangunan penyelesaian tribun VVIP, lampu penerangan dan berbagai fasilitas dalam bangunan tahap akhir itu.
"Proyek stadion baru di Boyolali itu, kini sudah mencapai sekitar 65 persen, dan ditargetkan selesai pada akhir 2021 mendatang," kata Susilo.
Dia mengatakan pembangunan Stadion Kebo Giro tersebut menempati lahan sekitar 15 hektare.Menurut dia, pembangunan Stadion Kebo Giro kini sudah tahap penyempurnaan dan penambahan fasilitas.
Rincian anggara, pada pembangunan Stadion Kebo Giro Boyolali tahap ketiga 2020, dengan anggaran melalui APBD Boyolali senilai Rp7,8 miliar. Anggaran itu, dipergunakan untuk pembangunan pagar dan trotoar sebesar Rp1,7 Miliar, penataan lingkungan stadion menghabiskan Rp2,4 miliar, dan untuk tribun VIP sebesar Rp3,6 miliar.
Stadion Kebo Giro Boyolali dengan ukuran lapangan sepak bola standar FIFA ini juga dilengkapi fasilitas penunjang, seperti ruang VIP, kolam untuk berendam, tempat untuk pemanasan pemain, ruang ganti, dan lain sebagainya.
Baca Juga: Jalur Evakuasi Erupsi Merapi Rusak, Bupati hingga Ganjar Dapat Teguran
Stadion Kebo Giro Boyolali dengan kapasitas sebanyak 12.000 penonton tersebut memiliki lapangan untuk bertanding sepak bola dengan rumput jenis zoysia martella yang biasa dipakai di lapangan standar internasional.
Selain rumput lapangan stadion yang berkelas, kualitas resapan air juga sangat diperhatikan dalam pembangunan lapangan sepak bola ini, untuk mengantisipasi genangan air saat hujan lebat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Gandeng ISI Surakarta, Pemkot Solo Pastikan Logo Hari Jadi ke-281 Bebas Subjektivitas
-
Kunci Jawaban Sosiologi Kelas 11 Halaman 105-106 Kurikulum Merdeka: Aktivitas Bab 3 Konflik Sosial
-
Gelar Seleksi Pemain, Maestro Solo Bakal Ikuti Pro Futsal League 2 2026
-
Pimpin Kurvei Pasar Gedhe dan Kalipepe, Respati Ardi Soroti Buruknya Manajemen Sampah
-
Alasan Gusti Moeng Dukung PB XIV Hangabehi, Singgung Jadi Permaisuri Harus Memiliki Syarat Khusus