Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi

Warga Solo kaget status desil bansos naik drastis. Dinsos jelaskan kenaikan dipicu integrasi data, aktivitas pinjol, judol, atau perubahan status pekerjaan keluarga.

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:48 WIB
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
Siti Khodijah (Welas) salah satu warga yang mengalami perubahan desil dari3menjadi 10. (Suara.com/Ari Welianto)
Baca 10 detik
  • Warga Solo bernama Siti Khotijah terkejut karena status desil bantuan sosialnya naik drastis menjadi sepuluh pada Jumat, 28 Agustus 2026.
  • Kepala Dinsos Kota Surakarta Samsu Tri Wahyudin menyatakan kenaikan desil dan penghentian bantuan terjadi akibat keterkaitan data NIK dengan judi online, pinjaman online, serta perubahan pekerjaan.
  • Warga yang merasa keberatan dapat mengajukan perbaikan data dengan membawa kartu keluarga dan kartu tanda penduduk ke kantor kelurahan setempat.

Samsu menyebut teraksesnya NIK ke sejumlah instansi maka terdeteksi adanya masyarakat yang terlibat dalam judi online maupun pinjaman online.

Di mana warga yang NIK-nya terdeteksi aktif dalam aktivitas judi online, pemerintah mengambil langkah tegas dengan menghentikan bantuan sosialnya.

"Begitu dia terkoneksi judol, desilnya tetap, tapi yang tadinya menerima bansos sekarang dihentikan," imbuhnya.

Samsu menilai adanya aktivitas pinjaman online (pinjol) itu dapat memicu kenaikan angka desil warga. 

Baca Juga:Berkah MBG! Pedagang Jeruk Pasar Gede Solo Raup Cuan, Penjualan 7 Ton Sehari

Sehingga dengan adanya kenaikan desil, maka warga dianggap mengalami peningkatan status ekonomi atau tidak lagi masuk dalam kategori sangat miskin.

"Pinjol itu juga terkoreksi. Biasanya orang untuk mencukupi kebutuhannya salah satunya lewat pinjol, begitu dia terkoneksi dengan sistem (keuangan), maka desilnya naik. Jadi antara judol dan pinjol itu bisa saling mempengaruhi," papar dia.

Selain itu perubahan desil juga dapat dipicu oleh perubahan status pekerjaan dalam keluarga. Warga yang baru diterima sebagai PNS maupun anggota TNI/Polri dapat langsung terdeteksi melalui pemadanan NIK.

“Jadi ada yang diterima PNS atau TNI kemarin, itu sudah otomatis ter-update. Jadi dalam satu keluarga ada NIK yang terkoneksi ke sana, langsung terbaca. Ada yang naik, ada juga yang turun,” tandasnya.

Samsu menambahkan warga yang merasa keberatan bisa melakukan perubahan desil dengan datang ke kelurahan dan menemui petugas Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) atau Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT).

Baca Juga:Pedagang Melon di Pasar Gede Solo Rasakan Peningkatan Ekonomi Sejak Ada MBG

"Bawa dokumen KK dan KTP. Nanti di aplikasi SIKS-NG ada data-data yang harus diikuti pengisiannya. Lalu masuk database, nanti akan ada perintah dari pusat untuk melakukan ground check (pengecekan lapangan) untuk mencocokkan input data dengan kondisi riil di lapangan," pungkas dia.

Kontributor : Ari Welianto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak