Berkah MBG! Pedagang Jeruk Pasar Gede Solo Raup Cuan, Penjualan 7 Ton Sehari

Jeffri memang secara khusus berjualan jeruk dengan beragam jenis, tergantung musim.

Suhardiman
Jum'at, 10 April 2026 | 15:50 WIB
Berkah MBG! Pedagang Jeruk Pasar Gede Solo Raup Cuan, Penjualan 7 Ton Sehari
Seorang pedagang sedang menyortir buah jeruk ke dalam kotak karton di sebuah pasar. Berkat program BMG penjualan jeruk Pasar Gede Hardjonagoro, Solo, mencapai 7 ton sehari. [Ist]
Baca 10 detik
  • Program Makan Bergizi Gratis meningkatkan omzet penjualan buah bagi para pedagang di Pasar Gede Solo secara signifikan.
  • Pedagang seperti Jeffri Sembiring dan Usman berhasil memasok kebutuhan buah untuk sepuluh dapur layanan gizi setempat.
  • Peningkatan permintaan buah akibat program pemerintah ini turut menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat di Solo.

SuaraSurakarta.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai memberikan dampak positif pada sistem ekonomi lokal, khususnya bagi para pedagang di Pasar Gede Hardjonagoro, Solo, Jawa Tengah.

Jeffri Sembiring, salah satu pedagang jeruk, mengungkapkan mengatakan berkat program ini ia bisa menjual tujuh ton jeruk dalam sehari.

“Pas musim MBG tujuh ton sehari. Sebelum MBG biasanya tujuh ton itu (penjualan) dua hari,” kata Jeffri saat diwawancarai.

Jeffri memang secara khusus berjualan jeruk dengan beragam jenis, tergantung musim. Misalnya, saat ini ia fokus menyediakan Jeruk Berastagi.

“Pas musim (jeruk) Malang, nanti jual Jeruk Malang juga,” ucapnya.

Ia mengaku senang dengan program MBG dan berharap terus berlanjut. Menurut Jeffri, selain membantu penjualan pedagang, petani juga ikut sejahtera karena harga buah membaik.

“Banyak yang kebantu. Contohnya kayak pedagang ini, harga jualnya makin tinggi,” kata dia.

Hal yang sama juga dirasakan Usman, pedagang buah-buahan lokal dan impor di Pasar Gede. Ia khusus menjual buah-buahan secara grosir dan saat ini melayani 10 dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Solo.

“Kita melayani sepuluh dapur,” ujar Usman saat diwawancara.

Usman menuturkan buah lokal yang paling sering dibeli SPPG yaitu jeruk dan salak. Sementara buah impor yang paling laris yaitu kelengkeng, apel Fuji, dan jeruk kecil.

“Alhamdulillah, (selama ada MBG) jadi lebih ramai lagi,” katanya.

Selain itu, lanjut Usman, sejak ada MBG, pegawai di toko sudah bertambah tujuh orang. Ia pun berharap MBG terus dilanjutkan demi memenuhi kebutuhan gizi anak-anak Indonesia.

“Dilanjutkan saja, untuk menambah gizi anak-anak,” ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak