Dari Dapur MBG, Santri Yatim Ini Bisa Menopang Ekonomi Keluarga

Program MBG membantu santri yatim, Muhammad Zainuddin Alwi, mandiri secara ekonomi dan meningkatkan keterampilan, sekaligus meringankan beban keluarganya.

Budi Arista Romadhoni
Senin, 20 April 2026 | 19:25 WIB
Dari Dapur MBG, Santri Yatim Ini Bisa Menopang Ekonomi Keluarga
Muhammad Zainuddin Alwi, pemuda asal Bandung Sari, Purwodadi, menjadi salah satu sosok yang merasakan langsung manfaat program MBG. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Muhammad Zainuddin Alwi, seorang santri asal Purwodadi, mulai bekerja di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Klodran sejak awal 2025.
  • Alwi berperan dalam divisi persiapan bahan makanan untuk mengasah keterampilan baru sekaligus mendapatkan pengalaman kerja di bidang kuliner.
  • Penghasilan dari program Makan Bergizi Gratis ini membantu Alwi menopang ekonomi keluarga serta menabung untuk masa depannya sendiri.

SuaraSurakarta.id - Di balik kesibukan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), tersimpan kisah perjuangan seorang santri yatim yang kini mampu menopang ekonomi keluarganya. Muhammad Zainuddin Alwi, pemuda asal Bandung Sari, Purwodadi, menjadi salah satu sosok yang merasakan langsung manfaat program tersebut.

Sejak kecil, Alwi tumbuh dalam keterbatasan. Ia kehilangan ayahnya saat masih belia dan menjalani kehidupan sebagai santri di pesantren. Seiring waktu, ia kemudian mengabdi dengan mengajar di pondok tempatnya dahulu dididik. Meski hidup di lingkungan pesantren, Alwi tetap berusaha mandiri dan membantu keluarga.

“Latar belakang saya sendiri dari keluarga, bisa dibilang kurang mampu. Saya bekerja di SPPG Klodran, dan di sini saya tinggal di pondok pesantren,” bebernya mengisahkan.

Keseharian Alwi terbilang padat. Ia mengajar selepas magrib hingga malam, lalu kembali mengajar setelah subuh. Pada pagi hari, ia juga mengantar santri-santri berangkat ke sekolah. Rutinitas ini dijalaninya setiap hari.

Baca Juga:Kisah UD Syafina: Berdayakan Warga Lokal dan Peternak Berkat Program Makan Bergizi Gratis

Kesempatan baru datang pada awal 2025, ketika Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Klodran mulai beroperasi. Alwi kemudian meminta izin kepada kiainya untuk mendaftar dan mendapat restu untuk bergabung.

“Di sini saya berperan di divisi persiapan. Persiapan itu tugasnya menyiapkan barang yang mau dimasak oleh pengolahan,” ujarnya.

Pada divisi ini, Alwi terlibat dalam berbagai proses awal pengolahan makanan, mulai dari menyiapkan bahan, memotong, hingga membantu proses memasak sederhana. Pengalaman tersebut menjadi hal baru baginya, mengingat latar belakangnya bukan di bidang kuliner.

“Terus kayak awal pertama saya di sini masih kagok. Masih kurang lancar kalau potong-potong. Sekarang ya alhamdulillah udah agak lancar,” aku Alwi.

Bagi Alwi, kehadiran MBG bukan hanya soal pekerjaan, tetapi juga peluang untuk belajar dan berkembang. Ia kini memiliki keterampilan baru yang dapat menjadi bekal di masa depan. Selain itu, penghasilan yang diperolehnya dari bekerja di dapur MBG dimanfaatkan untuk membantu keluarga.

Baca Juga:Berkah MBG! Pedagang Jeruk Pasar Gede Solo Raup Cuan, Penjualan 7 Ton Sehari

“Kalau hasil kerja dari sini saya buat nabung untuk nyambut masa depan. Terus sebagian untuk ibu saya, terus adik-adik saya,” kata Alwi.

Lebih dari sekadar tempat bekerja, lingkungan di dapur MBG juga memberikan rasa kebersamaan dan dukungan. “Kalau senangnya di sini itu kayak kekeluargaan. Jadi semua merangkul jadi satu. Terus rukun gitu,” ungkapnya.

Alwi berharap pengalaman yang didapatkannya dapat menjadi langkah awal untuk mewujudkan cita-citanya, termasuk membuka usaha di bidang kuliner. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan melalui program MBG.

“Terima kasih banyak Pak Prabowo sehingga saya bisa mempunyai penghasilan sendiri. Sehingga bisa meringankan beban orang tua,” ujar Alwi.

Kisah Alwi menjadi gambaran bahwa Program MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga membuka peluang kerja, meningkatkan keterampilan, serta membantu memperkuat ekonomi keluarga, khususnya bagi generasi muda di daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak