Terungkap! 7 Fakta Kasus Cheat Mobile Legends: Bang Bang yang Rugikan Pengembang hingga Rp2,5 Miliar

Polda Jateng menangkap pelaku penjual cheat Mobile Legends yang beroperasi sejak 2021. Kerugian pengembang mencapai Rp2,5 miliar; pelaku kini terancam UU ITE atas aksinya.

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 16 April 2026 | 08:14 WIB
Terungkap! 7 Fakta Kasus Cheat Mobile Legends: Bang Bang yang Rugikan Pengembang hingga Rp2,5 Miliar
Ilustrasi Kasus Cheat Mobile Legends: Bang Bang. [Dok Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Tengah menangkap pelaku berinisial DAR atas praktik ilegal peredaran cheat game Mobile Legends.
  • Pelaku menjual aplikasi cheat melalui Telegram sejak 2021 yang menyebabkan pengembang merugi hingga mencapai Rp2,5 miliar lebih.
  • Kasus terungkap melalui laporan Shanghai Moonton Technology dan kini polisi masih terus mengembangkan penyidikan jaringan distributor lainnya.

SuaraSurakarta.id - Kasus peredaran cheat dalam game kembali mencuat. Kali ini, Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Tengah berhasil mengungkap praktik ilegal dalam game populer Mobile Legends: Bang Bang (MLBB).

Kasus ini bukan sekadar pelanggaran biasa. Dampaknya cukup besar, baik dari sisi kerugian finansial hingga rusaknya ekosistem permainan digital. Berikut adalah fakta-fakta penting yang perlu Anda ketahui sebagaimana dikutip dari situs resmi Polda Jateng dan situs resmi Mobile Legends.

1. Praktik Ilegal Berlangsung Sejak 2021

Kasus ini ternyata sudah berjalan cukup lama.

Baca Juga:Respons Serangan Macan Tutul, Polsek Jatiyoso dan Tim Gabungan Sisir Lokasi Kejadian

Pelaku berinisial DAR (22) diketahui telah menjalankan aksinya sejak tahun 2021 hingga Agustus 2025. Dalam kurun waktu tersebut, aktivitas ilegal ini terus berkembang tanpa terdeteksi secara penuh.

Menurut pihak kepolisian, praktik ini baru benar-benar terungkap setelah adanya laporan resmi dari pihak pengembang. Hal ini menunjukkan bahwa kejahatan digital bisa berlangsung lama jika tidak segera dilaporkan dan ditindaklanjuti.

2. Berawal dari Laporan Resmi Pengembang

Kasus ini mulai terkuak setelah adanya pengaduan dari pihak pengembang game, yaitu Shanghai Moonton Technology Co., Ltd..

Pengaduan resmi dilakukan pada 3 Desember 2024. Setelah itu, polisi menerbitkan laporan resmi pada 29 Agustus 2025 untuk memulai proses penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga:Warga Jatiyoso Karanganyar Diteror Macan Tutul, Enam Kambing Habis Dimangsa

Langkah ini menjadi titik awal terbongkarnya jaringan peredaran cheat yang selama ini merugikan banyak pihak.

3. Cheat Dibuat Secara Otodidak oleh Pelaku

Menariknya, pelaku tidak memiliki latar belakang khusus dalam pengembangan software profesional.

Ia mempelajari cara membuat cheat secara otodidak, lalu mengembangkan aplikasi berbentuk file APK yang dimodifikasi agar bisa terhubung langsung dengan sistem MLBB di perangkat pengguna.

Aplikasi ini memungkinkan akses ilegal ke sistem game, yang seharusnya tidak bisa ditembus oleh pemain biasa.

4. Modus: Jual APK Cheat Lewat Telegram

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak