- Ketua Umum Asbanda, Agus H. Widodo, mendorong BPD menjadi orkestrator utama ekonomi daerah dalam forum di Solo, April 2026.
- BPD harus bertransformasi dari lembaga pasif menjadi akselerator pertumbuhan ekonomi guna mengatasi tantangan tekanan fiskal transfer daerah.
- Penguatan tata kelola, transformasi digital, serta dukungan sektor produktif menjadi strategi utama BPD untuk memperkuat stabilitas ekonomi daerah.
BPD sebagai Solusi Ekonomi Daerah
Agus menegaskan bahwa dalam kondisi keterbatasan fiskal, BPD memiliki posisi strategis sebagai solusi dalam mendukung pembangunan daerah.
"Di tengah keterbatasan fiskal, BPD adalah solusi, bukan sekadar pelengkap," ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Infobank Media Group atas penyelenggaraan forum yang dinilai konsisten mendorong peningkatan kualitas industri perbankan daerah.
Baca Juga:Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
Dorong Sinergi untuk Penguatan Ekonomi Daerah
Melalui forum ini, Asbanda berharap tercipta sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, regulator, dan industri perbankan daerah dalam memperkuat peran BPD.
"Kami optimis BPD akan semakin mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah, penjaga stabilitas keuangan regional, serta motor pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," tutup Agus.