7 Fakta Panas Kemelut Keraton Solo: Intervensi Pemerintah hingga Polemik Dana Hibah!

Menbud Fadli Zon: Pemerintah intervensi Keraton Solo demi cagar budaya & pertanggungjawaban dana hibah, bukan urusan internal keluarga. Konflik dana muncul.

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 24 Januari 2026 | 12:40 WIB
7 Fakta Panas Kemelut Keraton Solo: Intervensi Pemerintah hingga Polemik Dana Hibah!
Keraton Kasunanan Surakarta (suara.com/Ari Welianto)
Baca 10 detik
  • Menteri Kebudayaan intervensi Keraton Solo untuk selamatkan cagar budaya, bukan urusan internal keluarga raja.
  • Pemerintah menunjuk Tedjowulan sebagai fasilitator musyawarah karena kondisi keraton terbengkalai akibat sengketa.
  • Polemik muncul mengenai dana hibah pemerintah yang dikelola melalui rekening raja, menimbulkan isu pertanggungjawaban keuangan.

SuaraSurakarta.id - Kemelut di Keraton Kasunanan Surakarta (Keraton Solo) kembali memanas dengan klarifikasi tegas dari Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon.

Dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Fadli membantah pemerintah mencampuri urusan internal keluarga keraton, melainkan demi menyelamatkan aset cagar budaya dan memastikan pertanggungjawaban keuangan negara.

Namun, pernyataan ini justru memicu polemik baru terkait dana hibah.

Berikut adalah 7 fakta panas yang terungkap dari kemelut Keraton Solo:

Baca Juga:Pendapatan Turun hingga 60 Persen Gara-gara Bajaj, Puluhan Driver Ojol Demo di Balai Kota Solo

1. Pemerintah Intervensi untuk Selamatkan Cagar Budaya, Bukan Urusan Internal Keluarga

Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon. (bidik layar video)
Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon. (bidik layar video)

Fadli Zon menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di Keraton Solo bukan untuk mencampuri konflik internal antara pihak Pakubuwono (PB) XIV Purbaya dengan PB XIV Mangkubumi.

"Kita berusaha juga buat intervensi karena kalau nanti dianggap membiarkan, negara tidak hadir. Tapi kita intervensi terutama untuk cagar budayanya, tapi bukan untuk yang terkait dengan urusan internal keraton keluarga," kata Fadli.

2. Penunjukan Tedjowulan sebagai Fasilitator, Bukan Penentu Raja

KGPH Panembahan Agung Tedjowulan saat tiba dan ngantor di Keraton Kasunanan Surakarta. (Suara.com/Ari Welianto).
KGPH Panembahan Agung Tedjowulan saat tiba dan ngantor di Keraton Kasunanan Surakarta. (Suara.com/Ari Welianto).

Terkait penunjukan Panembahan Agung Tedjowulan sebagai penanggung jawab pelaksana, Fadli menjelaskan bahwa posisi tersebut bukan untuk menentukan siapa yang berhak menjadi raja.

Baca Juga:Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 124 Kurikulum Merdeka: Menggali Makna Teks

"Kami menunjuk Panembahan Agung Tedjowulan sebagai pihak yang nanti memfasilitasi musyawarah keluarga. Jadi tetap, kalau keputusan itu ada pada musyawarah di antara keluarga," ujarnya.

Penunjukan ini mendesak karena kekosongan kepemimpinan tunggal dan kondisi aset cagar budaya yang memprihatinkan.

3. Kondisi Keraton Terbengkalai Akibat "Saling Gembok"

Ilustrasi gembok keraton kasunanan surakarta diganti. [Suara.com/AI]
Ilustrasi gembok keraton kasunanan surakarta diganti. [Suara.com/AI]

Salah satu alasan utama pemerintah harus turun tangan adalah kondisi fisik keraton yang terbengkalai parah.

"Saya sudah melihat kondisi Keraton Solo itu, bangunan-bangunan di belakang itu di luasan 8,5 hektar sebagai cagar budaya itu tidak terawat. Karena ada aksi saling menggembok, bahkan kita sudah membuat revitalisasi museum baru 25 persen, setelah itu digembok lagi," pungkas Fadli.

4. Polemik Dana Hibah Masuk Rekening Pribadi Raja

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak