5 Rute Lari Seru di Kota Solo untuk Pecinta Jogging dan Running

Solo favorit pelari: Manahan (stadion), CFD Slamet Riyadi, Taman Balekambang (teduh), Solo Safari, & rute sejarah Ngarsopuro-Keraton.

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 29 November 2025 | 07:21 WIB
5 Rute Lari Seru di Kota Solo untuk Pecinta Jogging dan Running
Ilustrasi Orang tengah lari dengan menikmati suasana sekitar. [Freepik.com/jcomp]
Baca 10 detik
  • Solo menjadi lokasi favorit pelari karena jalur nyaman, pemandangan khas, dan suasana pagi yang hangat untuk latihan rutin.
  • Stadion Manahan menawarkan trek stabil dan fasilitas lengkap; CFD Slamet Riyadi ideal untuk latihan pace dengan suasana ramai.
  • Pilihan rute lain mencakup Taman Balekambang (teduh), sekitar Solo Safari (alami), dan jalur sejarah Ngarsopuro-Keraton.

Dengan pepohonan rindang, jalur tanah yang empuk, dan udara yang sejuk, pelari bisa menyelesaikan 3 sampai 7 kilometer dengan memberi beberapa putaran tambahan.

Keuntungan lainnya, tempat ini memiliki banyak spot untuk latihan kekuatan tubuh seperti push up, squat, dan stretching.

Suasana pagi di Balekambang terasa sangat damai dan nyaman untuk pelari yang ingin melepaskan penat dan berlari tanpa tekanan suasana kota.

4. Rute Solo Safari dan Sekitarnya

Baca Juga:DPRD Solo Kritik Rencana Wali Kota Terapkan WFH usai Dana ke Daerah Dipangkas

Sejak kawasan Solo Safari ramai dikunjungi, jalur lari di area sekitarnya menjadi favorit baru bagi pelari Solo. Rutenya memadukan suasana pedesaan perkotaan dan pemandangan asri dengan udara lebih segar.

Jalur ini cocok untuk latihan jarak menengah karena bisa diatur sampai 5 sampai 12 kilometer tergantung arah dan kombinasinya.

Banyak pelari memilih rute pagi hari agar tidak terlalu panas dan mendapatkan suasana tenang. Keunggulan jalur ini adalah lingkungan yang relatif aman dan minim kendaraan pada jam tertentu. Anda bisa merasakan sensasi lari panjang tanpa bosan karena suasana pemandangan yang bervariasi.

5. Jalur Ngarsopuro hingga Keraton Surakarta

Rute lari yang satu ini sangat unik karena membawa pelari menyusuri kawasan bersejarah Solo. Mulai dari Ngarsopuro, Anda bisa berlari melewati area Keraton Surakarta, Alun Alun Utara, hingga Masjid Agung. Suasana pagi terasa sangat tenang dan khas budaya Jawa.

Baca Juga:Dana TKD Dipangkas Rp 218 Miliar, Wali Kota Solo Terapkan WFH?

Cocok untuk pelari yang ingin menikmati pengalaman berbeda, tidak hanya aspek fisik tetapi juga nilai estetika dan perjalanan sejarah. Jalur ini ideal untuk latihan ringan dengan jarak 4 sampai 7 kilometer.

Jika beruntung, Anda akan menemukan kegiatan budaya pagi hari yang menambah pengalaman berlari terasa istimewa.

Lima rute ini menggambarkan bagaimana Solo bukan hanya kota yang nyaman untuk hidup, tetapi juga merupakan ruang terbuka olahraga yang ramah untuk semua kalangan.

Anda bisa memilih rute sesuai tujuan latihan, mulai dari mengasah kecepatan, meningkatkan endurance, atau sekadar menikmati lari santai dan menjaga kesehatan.

Running bukan cuma olahraga, tetapi juga momen untuk menyegarkan pikiran dan menikmati kota dengan cara yang lebih dekat.

Jika Anda punya rekomendasi rute lain di Solo atau pengalaman seru saat berlari di salah satu jalur di atas, bagikan cerita Anda. Siapa tahu bisa menginspirasi pelari lainnya untuk mencoba tantangan baru.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak