Penerbangan Indonesia-Arab Saudi Bisa 11 Jam, Ini Tips Cegah Mabuk Udara untuk Calon Haji

Calon haji harus menaiki pesawat dari Tanah Air menuju Arab Saudi berkisar 9-11 jam, mabuk udara pun kemungkinan akan terjadi

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 21 Mei 2024 | 08:16 WIB
Penerbangan Indonesia-Arab Saudi Bisa 11 Jam, Ini Tips Cegah Mabuk Udara untuk Calon Haji
Ilustrasi calon haji lansia menaiki pesawat. [Ist]

SuaraSurakarta.id - Perjalanan panjang ditempuh jamaah haji Indonesia. Dari kampung halaman, mereka akan menunggu maksimal 1x24 jam sebelum diterbangkan ke Tanah Suci. 

Tak sampai disitu, calon haji harus menaiki pesawat dari Tanah Air menuju Arab Saudi berkisar 9-11 jam.

Tentu bagi jamaah haji yang baru pertama kali dan belum terbiasa bepergian dengan pesawat, tak jarang mengalami mabuk udara atau motion sickness.

"Kasus yang banyak terjadi selama penerbangan, bagi jemaah haji biasanya mabuk udara, istilahnya itu motion sickness. Nah kalau di darat sih disebutnya mabuk kendaraan ya," terang Petugas Kesehatan dari Daerah Kerja (Daker) Bandara, dr. Yuliana. Sp. Kp (Spesialis Penerbangan) dikutip dari Kemenag.go.id pada Selasa (21/5/2024). 

Baca Juga:Antisipasi Mers-CoV di Arab Saudi, Jamaah Haji Diimbau Tak Mendekati Unta

"Jadi kebetulan yang pergi, jemaah haji yang mungkin jarang berpergian dengan pesawat dalam waktu yang lama masa terbangnya," imbuh dr. Yuli.

Atau bahkan, lanjutnya, jemaah mungkin baru pertama kali terbang dengan pesawat. Hal pertama yang harus dilakukan untuk mencegahnya, yakni dengan mengenali gejalanya.

"Gejala dari motion sickness itu kan pusing, sakit kepala. Kemudian, kalau sudah sakit kepala kita pasti akan mual dan bisa juga muncul muntah. Perut biasanya tidak enak dan kembung," terang dr. Yuli.

Ini beberapa tips kepada jemaah haji agar terhindar dari mabuk udara selama penerbangan, yaitu:

1. Hindari makanan yang memicu meningkatnya gas lambung seperti makanan pedas, makanan bersantan, makanan asam, durian, kol, kacang-kacangan pada saat sebelum, selama, dan sesudah penerbangan

Baca Juga:Calon Haji Harus Patuhi Aturan di Tanah Suci, Ini 14 Imbauan dari PPIH

2. Hindari minuman yang memicu meningkatnya gas lambung, misalnya: susu, kopi dan minuman soda sebelum, selama, dan sesudah penerbangan

3. Memilih tempat duduk di samping jendela dan tengah pesawat sejajar sayap pesawat agar minimal terasa turbulensinya

4. Makan yang cukup sebelum penerbangan (tidak boleh dalam keadaan perut kosong maupun terlalu kenyang)

5. Tidur/istirahat cukup selama perjalanan (jangan tidur terus-menerus)

6. Menghirup aroma terapi seperti minyak kayu putih dan minyak angin

7. Konsumsi makanan dan minuman yang mengandung jahe dan mint

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini