Awas! Tidur Setelah Sahur Bisa Manaikan Gula Darah di dalam Tubuh, Ini Penjelasan Dokter

Tidur sesaat setelah sahur dapat berpengaruh pada potensi peningkatan gula darah di tubuh, ini penjelasan dokter

Budi Arista Romadhoni
Minggu, 24 Maret 2024 | 04:02 WIB
Awas! Tidur Setelah Sahur Bisa Manaikan Gula Darah di dalam Tubuh, Ini Penjelasan Dokter
Ilustrasi tidur setelah sahur (Freepik/Odua)

“Gula darah lebih itu bisa pusing, kadang merasa kayak orang haus, sering buang air kecil. Itu tanda berlebihan gula darah, sebaliknya kalau terlalu rendah seperti debar-debar, keringat dingin, itu juga bisa muncul,” ucap Rudy.

Pendiri Komunitas Sobat Diabet ini mengatakan penderita diabetes diperbolehkan berpuasa jika kadar gula darahnya dalam rentang yang terkontrol.

Menurut literatur perhimpunan diabetes, kadar HbA1C penyandang diabetes harus terkontrol di bawah angka 5,7 persen.

Jika angka ini melebihi kadar yang ditentukan maka ada risiko yang cukup besar terjadi gangguan ketika diabetesi berpuasa.

Baca Juga:Ini Jadwal Azan Magrib Kota Solo dan Sekitarnya atau Waktu Buka Puasa pada 22 Maret 2024

Sebaiknya penyandang diabetes melakukan kontrol satu bulan sebelum puasa untuk mengetahui sejauh mana kondisi pasien dengan gula darah tinggi dan aturan pemakaian obat yang mungkin berubah selama puasa.

“Satu bulan sebelumnya penyandang diabetes datang ke dokter untuk cek gula darah, untuk dilihat secara risiko aman atau tidak, kemudian pengaturan obat-obatan juga penting,” katanya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini