Anggota TKN (Tim Kampanye Nasional) Prabowo-Gibran, David Herson dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/11/2023) menepis tudingan Dokter Tifa tersebut.
David lebih lanjut menegaskan bahwa status kemahasiswaan Gibran kala berkuliah di Australia adalah fakta yang tak dapat diragukan lagi.
Gibran sebelum menempuh pendidikan di Australia terlebih dahulu menamatkan sekolah di dalam negeri.
Putra Jokowi sekaligus cawapres dari Prabowo Subianto ini merupakan tamatan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 16 Mangkubumen Kidul. Gibran sekolah di Indonesia hingga tingkat SMP, yakni mengenyam pendidikan di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Surakarta.
Baca Juga:Gibran Terima Surat dari DPC PDIP Solo, Tapi Bungkam Soal Isinya, Resmi Dipecat?
Baru kala ia menginjak usia SMA, Gibran terbang ke Singapura dan sekolah di Orchid Park Secondary School, Singapura.
Orchid Park Secondary School merupakan salah satu sekolah ternama di Singapura. Sekolah tersebut fokus di seni pertunjukkan dan pemberdayaan pemuda di masyarakat.
Gibran akhirnya memutuskan untuk kuliah di Management Development Institute of Singapore (MDIS) dan menyabet ijazah sarjana pada 2007 silam.
Tak puas dengan gelar sarjana, Gibran akhirnya mengambil program Insearch di University of Technology, Sydney, Australia hingga lulus pada 2010.
Tudingan terkait ijazah palsu ini pertama kali dilontarkan pegiat media sosial Dokter Tifa. Lewat akun Twitter atau X @DokterTifa Gibran tidak pernah berkuliah di University of Technology Sydney (UTS) Insearch Sydney, Australia.
Baca Juga:Tanggapi Hasil Nomor Urut Peserta Pilpres 2024, Gibran: Semua Punya Makna Bagus